DLH Kota Serang Terjunkan 50 Petugas Kebersihan ke Kantor Kelurahan Cilowong

SERANG,- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang membersihkan tumpukan sampah akibat protes warga di Kantor Kelurahan Cilowong, Kecamatan Taktakan. Sebanyak 50 petugas kebersihan diterjunkan ke lokasi.
Berdasarkan pantauan di lokasi, ada sekitar 7 unit truk pengangkut yang telah disediakan untuk mengangkut sampah. Banyaknya volume sampah yang ditumpahkan membuat proses evakuasi pun memakan waktu yang cukup lama.
Koordinator Pengawas Penyapu Jalan Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang, Sairan menagatakan, telah melakukan upaya evaksuasi sampah sejak hari Rabu, pukul 17.00 wib.
“Kita telah melakukannya evakuasi sejak rabu pukul 17.00 wib sampai dengan pukul 23.00. Namun karena hujan deras, proses evakuasi kemudian terhambat,” katanya, Kamis (28/10/2021).
Menurutnya, selain karena hujan, proses evakuasi sendiri terkendala lantaran personil yang terbatas dan volume sampah yang cukup tinggi.
“Kendalanya itu, satu mobil truk sampah dari tangsel bisa jadi dua mobilan, karena padat dan baknya lebih besar,” terangnya.
Dalam proses evakuasi sampah sendiri, pihaknya menerjunkan sebanyak 50 orang personil dari dinas lingkungan hidup Kota Serang. Selain itu pihaknya juga menerjunkan sebanyak 7 unit mobil truk pengangkut sampah.
“Untung personil kita sekitar 50 orang. Untuk armada sendiri ada 7 yang diterjunkan, 4 merupakan moarmada milik Kota Serang sementara 3 milik kabupaten Serang,” jelasnya.
Dampak dari belum terevakuasinya sampah di depan kantor kelurahan cilowong, Pelayanan di kantor kelurahan belum dapat dilaksanakan lantaran bau yang cukup menyengat.
“Jadi nanti kemungkinan akan ada penyemprotan terlebih dahulu setelah proses pemindahan sampah, sebelum pelayanan dibuka,” terangnya.
Untuk proses evakuasi sampah sendiri, ditargetkan akan selesai hari ini. (Arr)






