amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Warga Komplek Kramat Permai, Kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang digegerkan dengan munculnya dua monyet ekor panjang yang masuk ke pemukiman mereka. Bahkan, kemunculan monyet tersebut telah ada sejak dua bulan terakhir.
Dari video amatir yang beredar terlihat seekor monyet ekor panjang tengah memakan sesuatu dan direkam oleh seseorang yang ada dibalik jendela.
Saat menyadari tengah diperhatikan, bahkan monyet itu pun terlihat hendak menyerang warga yang merekam namun terhalang oleh kaca jendela. Terlihat pada leher monyet itu terdapat kalung besi yang terpasang.
Salah seorang warga, Iskandar mengatakan, teror monyet berkeliaran di pemukiman warga telah terjadi sekitar 2 bulan lamanya. Kondisi itupun dikeluhkan oleh warga lantaran aktivitas mereka terganggu.
“Sejauh ini belum ada kasus penyerangan pada warga sekitar, namun warga tetap merasa khawatir dengan kondisi tersebut,” katanya, Selasa (22/3/2022)
Ia mengatakan ada sekitar 2 ekor monyet ekor panjang yang berkeliaran di pemukiman warga. Satu diantaranya memiliki kalung di leharnya dan diduga peliharaan warga yang lepas. “Yang satu monyet peliharaan karena ada kalungnya, yang satu lagi monyet liar,” jelasnya.
Pihak warga pun saat ini telah melaporkan peristiwa tersebut pada polisi hutan (Polhut) agar segera ditindak kanjuti.
Sementara itu, Kepala Resort Wilayah III BKSDA Serang, Tuwuh Rahardianto Laban mengatakan, pihaknya saat ini telah menerjunkan tim untuk menangkap monyet yang berkeliaran di lingkungan warga.
“Kita melakukan pemasangan kandang jerat sebagaimana dengan adanya laporan adanya monyet lepas yang meresahkan warga,” katanya.
Nantinya untuk kandang jerat sendiri akan disiapkan sampai dengan 2 hari sampai dengan dua minggu ke depan sampai dengan ke dua monyet tersebut dapat tertangkap.
“Kita lihat perkembangannya, mungkin nanti kalau disini tidak membuahkan hasil, kita akan pindah ke tempat lain,” imbuhnya.
Lebih lanjut, apabila monyet tersebut telah tertangkap, pihaknya akan melakukan rehabilitasi dan memastikan kesehatannya aman. (Arr)
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…
Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…
Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…
LEBAK - Sekretaris Golkar Lebak sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak, Muammar Adi…
Kota Bekasi - Komisi I DPRD Kota Bekasi angkat bicara soal insiden longsor di Tempat…