amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Dukung Airin di Pilgub 2024, Aktivis Ini Minta Airin Fokus Turunkan Stunting di Banten

SERANG – Memasuki Tahun 2023 angka penderita stunting di Provinsi Banten berada di kisaran 20 persen.

Berdasarkan Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022 Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, angka stunting Provinsi Banten turun 4,5 persen menjadi 20 persen dari 24,5 persen di tahun 2021.

Angka tersebut masih terbilang tinggi jika dibanding dengan angka stunting Kota Tangsel. Diketahui, angka stunting di Tangsel turun drastis berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, dari yang semula ada di angka 19,9 persen kini menjadi 9 persen.

Stunting merupakan masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak.

Stunting menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih pendek dibandingkan anak-anak seusianya. Tidak jarang masyarakat menganggap kondisi tubuh pendek merupakan faktor genetika dan tidak ada kaitannya dengan masalah kesehatan.

Faktanya, faktor genetika memiliki pengaruh kecil terhadap kondisi kesehatan seseorang dibandingkan dengan faktor lingkungan dan pelayanan kesehatan. Biasanya, stunting mulai terjadi saat anak masih berada dalam kandungan dan terlihat saat mereka memasuki usia dua tahun.

Aktivis Kaukus Perempuan Peduli Kesehatan, Azka Nisail Kamilah meminta bakal calon gubernur yang akan pada kontestasi Pilkada Banten 2024 mendatang untuk memerhatikan persoalan stunting tersebut. Terlebih kepada Bacagub Airin Rachmi Diany yang diyakininya punya kans besar terpilih di ajang kontes tersebut.

“Masalah stunting di Banten ini harus jadi perhatian dan fokus para bakal calon gubernur. Kepada Bu Airin Rachmi Diany yang sudah jelas akan maju dan baru saja diukumkan oleh Ketum DPP Golkar Airlangga Hartarto mau diturunkan di Pilkada Banten, kami berharap menjadikan program penanganan stunting sebagai prioritas,” ujarnya kepada media, Selasa (31/1/2023).

Pada beberapa kesempatan, Airin Rachmi Diany sendiri mengaku, persoalan kesehatan termasuk stunting  tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah saja tapi harus ada dukungan dan partisipasi dari semua pihak termasuk masyarakat.

Ia mengatakan, pertumbuhan yang kurang memadai saat dalam kandungan, tidak cukup protein, perubahan hormon yang dipicu stress, dan lainya.

“Upaya untuk pencegahan stunting pada anak harus dilakukan pemenuhan gizi sejak hamil, beri ASI eksklusif hingga 6 bulan, dampingi ASI dengan MPASI sehat, terus pantau tumbuh kembang anak, dan selalu jaga kebersihan lingkungan. Program penanganan stunting Ini tentu wajib menjadi prioritas kita,” ujarnya saat berkunjung ke kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Selasa (31/1/2022). (red)

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

2 bulan ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

2 bulan ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

2 bulan ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

2 bulan ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

2 bulan ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

3 bulan ago