amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Lahan ilalang seluas dua hektare di Ligkungan Kalodran, Rt. 02 Rw 06 Kelurahan Kalodran, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, terbakar. Kebakaran diduga akibat pembakaran sampah yang dilakukan oleh warga.
Humas Damkar Kota Serang, Uba Agus Mauludin menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 13.30 WIB yang diakibatkan dari pembakaran sampah yang dilakukan oleh warga didekat Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Akibat pembakaran sampah oleh masyarakat, mulanya api muncul di sebelah Barat, karena hembusan angin cukup kencang, merambat ke ilalang dan menyebabkan api yang cukup besar,” katanya usai memadamkan api, Senin (30/8/2021).
Dalam proses pemadaman sendiri, lanjut Agus, pihaknya sempat kewalahan lantaran lahan yang cukup luas mencapai kurang lebih dua hektar dan keterbatasan personel. Untuk itu pihaknya meminta bantuan ke BPBD Kabupaten Serang dan BPBD Provinsi Banten.
“Proses pemadaman sendiri hingga 2 jam lamanya. Saat pemadaman kita kejar-kejaran dengan angin. Kalau tidak dibantu dari BPBD kabupaten Serang dan BPBD provinsi Banten engga akan selesai,” jelasnya.
Ia menjelaskan, untuk proses pemadaman lahan sendiri cenderung lebih sulit dibandingkan dengan memadamkan kebakaran gedung atau rumah. Untuk itu pihaknya menerjunkan hingga sebanyak 6 unit mobil pemadam kebakaran.
“Kebakaran lahan ini tidak bisa dianggap enteng, ini lebih berat dari kebakaran rumah. Dari kota Serang ada 4 unit, kabupaten Serang satu unit, dan provinsi satu unit. Total 6 unit,” pungkasnya. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…