amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Pemerintah Kota Serang memperbolehkan sekolah untuk menggelar Pembelajaran Tetep Muka (PTM). Hal itu sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri terkait PTM di daerah, termasuk Kota Serang.
Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, pihaknya tidak melarang sekolah-sekolah yang ada di wilayahnya yang ingin menggelar PTM. Itu karena sudah diatur oleh SKB tiga mentri yang ada. “Mulai hari ini juga sudah boleh (PTM), kan suratnya (SK) sudah ditandatangani,” katanya saat ditemui di Puspemkot Serang, Senin (30/8/2021).
Kendati demikian, pihaknya belum mempersiapkan untuk pelaksanaan PTM termasuk terkait simulasi PTM di sekolah-sekolah. “Yang penting kalau saya sudah menganjurkan dan memerintahkan sekolah tatap muka (PTM) dengan protokol kesehatan, 50 persen,” ujarnya.
Sementara itu, untuk target vaksinasi Covid-19 pada pelajar sendiri saat ini telah mencapai 8.000 atau sekitar 30 persen lebih dari 26.000 pelajar yang ada di Kota Serang. “Untuk yang pelajar itu kan totalnya ada 26.000, dan yang sudah divaksin itu sekitar 8.000 siswa atau pelajar,” imbuhnya.
Saat ini Pemkot Serang sedang menggencarkan vaksinasi untuk pelajar sebagai antisipasi adanya penularan kasus Covid-19. “Tapi saya sudah menganjurkan tidak harus menunggu vaksinasi selesai. Sekolah tatap muka harus dibuka, dan berjalan,” ujar Syafrudin.
Semnetara itu, Wakil Wali Kota Serang Subadri Ushuludin menjelaskan, alasan Kota Serang belum melaksanakan PTM karena Pemkot Serang tidak ingin mengambil risiko adanya klaster pelajar. “Kami, Pemkot Serang sedang mengkaji agar keputusan (PTM) benar-benar matang, dan tidak menimbulkan klaster baru,” tuturnya.
Diakui dia, bila Pemerintah Pusat melalui SKB Tiga Menteri telah memperbolehkan pembelajaran tatap muka. Namun demikian, Pemkot Serang tidak ingin sembarangan dalam mengambil keputusan. “Kami lagi benar-benar mempersiapkan dan mengkaji terkait sekolah tatap muka, baru nanti kami putuskan,” tandasnya. (Arr)
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…
Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…
Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…