amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG – Tanaman jagung di Kecamatan Anyar dan Kecamatan Jawilan Kabuapten Serang terserang hama ulat. Hama tersebut diduga berasal dari Amerika yang terbawa mobilisasi warga dari Sumatera ke Jawa.
Koordinator Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Kabupaten Serang Tata Juarta mengatakan, berdasarkan pantauan di lapangan, tanama jagung di dua kecamatan itu telah terserang hama ulat. Yakni, 5,5 hektare di Kecamatan Anyar dan 6 hektare di Kecamatan Jawilan.
Tata mengatakan, jenis hama ulat ini pertama kali ditemukan menyerang tanaman jagung. Ia menduga hama tersebut datang dari Amerika. “Ini baru pertama kali, makanya saat ini sedang kita teliti,” katanya, Senin (1/7).
Hama ulat itu, kata dia, menyerang tanaman jagung yang sedang produktif. Sehingga, menyebabkan tanaman jagung tidak berbuah. Serangan hama itu juga disinyalir dapat menyebar ke tanaman cabai. “Kalau ke padi enggak,” ujarnya.
Pihaknya sudah melaporkan serangan hama tersebut kepada Kementerian Pertanian (Kementan). Informasi yang diperoleh Tata, hama tersebut datang ke Indonesia pertama kali ke Sumatera Barat kemudian bergeser ke Lampung. (ars)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…