amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Hilangkan Trauma Bencana, Mahasiswa UIN Banten Ajak Anak Bermain

Mahasiswa UIN SMH Banten, Aldi Reihan (21) membuat sebuah permainan Ruang Petualang (Rupe). Permainan ini diciptakan dalam rangka mengobati trauma anak-anak terdampak banjir Lebak. di SDN 1 Sajira Mekar Desa Sajira Mekar kecamatan sajira kabupaten Lebak.

 

Aldi Mengatakan bahwa Rupe merupakan sebuah permainan edukasi untuk anak-anak dan remaja. Permainan ini untuk mengetahui impian, mengenalkan budaya dan lain-lain. “Dalam perancangan permainan, saya berkolaborasi dengan Aumni BKI (Bimbingan Konseling Islam-red), Mahasiswi BKI dan desainer karakter Allza. Kolaborasi ini yang memudahkan saya untuk menyelesaikan permainanan rupe ini,” Kata Aldi Reihan.

 

Ia berharap permainan ini membawa dampak positif bagi anak-anak terdampak banjir. “Semoga permainan ini bisa bermanfaat untuk anak-anak dan remaja di Provinsi Banten pada umumnya” Tambah Aldi Reihan.

 

Ketua Ikatan Alumni BKI UIN Banten, Nasuha Azka nasabi mengatakan, permainan Rupe dedikasikan untuk anak-anak terdampak bencana agar bisa menjadi sarana edukasi yang menghibur. “kita coba merekayasa emosi mereka, merecovery luka atau trauma pasca bencana yang dialami,” ungkapnya.

 

Rupe juga bisa dimainkan oleh remaja, karena permainan ini bisa di setting dari tata isi. Kami berharap permainan edukatif yang sangat inovatif dan bisa menjadi gadget yang mewabah.

 

Nuha berharap tidak hanya korban pasca bencana yang mendapatkan manfaatkan, ia berharap Rupe bisa hadir di tengah masyarakat pada umumnya seperti taman baca, perpustakaan daerah, sekolah terutama bidang layanan bimbingan konseling. Media permainan ini dinilai efektif untuk dijadikan sarana edukasi dan sarana pembelajaran sebagai sarana eksplorasi emosi sarana hiburan anak-anak.

 

“Kami pun sedang menyempurnakan teknis permainan rupe agar bisa dimainkan di masyarakat luas. Saya berharap dengan permainan ini anak-anak menikmati bisa membuat dirinya bahagia, merasakan sisi optimis hidup yang lain, kehadiran temen” tambah nasuha.

 

Agus sukirno selamu Ketua Jurusan BKI UIN Banten menyambut baik karya mahasiswa BKI ini. Menurutnya ini bisa menjadi metode konseling baru.

 

“Permainan rupe merupakan bagian dari media konseling dan ini merupakan langkah inovatif dari mahasiswa, saya sangat menyambut baik dengan adanya permainan rupe ini karena dengan media bermain ini siswa konseling dan klien bisa dilatih untuk menenangkan dan menetetralisir psikologisnya” kata Agus.

 

“Saya melihat dari aspek psikologis itu ternyata juga pemain atau peserta dilatih untuk bermain berbagai macam ekspresi psikologis seperti tertawa, senang, marah, manyun. Selain itu juga ada tantangan memacu peserta untuk berpikir bergerak lebih energik lagi. Semoga muncul lagi Media yang memperkaya khasanah konseling” tambah agus. (nji)

admin

Recent Posts

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

3 minggu ago

Siap Hadirkan Kemewahan Bintang 5 di Pesisir Pantai, Mövenpick Resort Carita Resmi Dibuka

SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…

3 minggu ago

378 Jemaah Haji Kota Serang Resmi Dilepas, Tiga Orang Tunda Keberangkatan

SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…

4 minggu ago

Distan Banten Tingkatkan Kapasitas Penyuluh Swadaya demi Pertanian Berkelanjutan

PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…

4 minggu ago

Nahkodai PBSI Pandeglang Periode 2026–2030, Muhamad Syahrul Siap Gali Potensi Atlet Daerah

PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…

1 bulan ago

Halal Bihalal dan Pelantikan Pengurus DPP-DPD KESTI TTKKDH di Kota Serang, Perkuat Sinergi Menuju Indonesia Emas

KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…

2 bulan ago