Anak Jalanan di Kota Serang Meningkat

Serang- Maraknya keberadaan Anak Jalanan (Anjal) yang tersebar di sepanjang jalan raya utama Kota Serang semakin dikeluhkan oleh masyarakat karena meresahkan pengguna jalan. Salah satu warga Kota Serang, Ari Dwi mengaku, keberadaan Anjal mayoritas menjadi pengemis dan pengamen jalanan.
Tercatat, hasil penelusuran Digdayamedia.id jumlah anjal terus meningkat hingga lima Anjal dalam satu titik lampu merah di jalan utama Kota Serang. “Gak tahu kenapa ko sekarang-sekarang ini jumlahnya makin banyak ya, biasanya anak kecil mulai dari satu sampai dua orang saja, tapi sekarang banyakan,” ungkapnya, Kamis, (16/04/2020).
Dia meminta, agar Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mengamankan Anjal agar pengguna jalan merasa aman dan tidak mengganggu keindahan Kota Serang. “Pemerintah harus tegas dalam hal ini (menjaring anjal-red). Bisa dibayangkan, Kota berdaya dan berbudaya, belum berdaya dan berbudaya,” terangnya.
Selain Anjal, Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial (Rensos) pada Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang, Asep Rian Purnama mengatakan, lokasi keramaian di sepanjang jalan utama juga terdapat pengemis, manusia silver dan peminta sumbangan . “Bahkan kondisi pandemic covid-19 malah banyak berkeliaran di perempatan jalan,” katanya saat ditemui di kantornya.
Dia berencana, pihaknya akan bekerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Serang akan melakukan penajaringan secara ketat guna meningkatkan kenyamanan pengguna jalan. “Ini juga sebagai langkah dalam rangka menjelang bulan suci Ramadan, maka kami akan melakukan penjaringan yang meresahkan masyarakat itu,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga akan memberikan bantuan kepada Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) tersebut agar tidak kembali turun ke jalan. “Rata-rata mereka ke jalan itu karena faktor ekonomi, bahkan ada beberapa yang sampai putus sekolah.Nanti akan Kami berikan bantuan sembako juga, karena kalau bantuan lainnya seperti pekerjaan belum bisa di tengah pandemic Covid-19 ini,” tuturnya. (Arr)






