amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Lebak – sebanyak 8.895 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Lebak mengikuti Computer Assisted Tes Seleksi Kemampuan Dasar (CAT SKD) untuk kebutuhan 318 formasi. Bertempat di Gedung Latansa Mashiro, Rangkasbitung, Lebak. Senin (24/2/2020)
Asisten Ombudman Banten Adam Sutisnawinata menyampaikan, kesiapan panitia penyelenggara dinilai optimal, meski molor satu jam
“Dari hasil pemantauan yang dilakukan oleh Ombudsman, panitia telah menyiapkan segala fasilitas penunjang yang baik bagi seluruh peserta CPNS. Namun demikian, terdapat beberapa keluhan dari peserta sesi I CAT SKD terkait pelaksanaan CAT SKD yang molor selama lebih dari satu jam jam,” ujar Adam.
Mundurnya jadwal tes tersebut menurut Adam, secara psikologis memberikan dampak bagi peserta seleksi CPNS karena menunggu satu jam lebih untuk dapat menjalani tes.
“ hal ini tentunya berpengaruh bagi peserta. Begitupun bagi peserta pada sesi ke-2 yang harus merasakan dampak dari mundurnya sesi ke-1 hingga baru dapat dimulai pada pukul 12.30 WIB dari yang semula dijadwalkan pukul 10.00 WIB,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Lebak Edi Wahyudi memberikan penjelasan terkait tertundanya pelaksanaan sesi pertama dikarenakan Panitia dari BKN masih memerlukan waktu tambahan untuk memastikan seluruh server dan komputer sudah dalam kondisi siap untuk digunakan.
”Semula sesuai jadwal dimulai pada pukul 08.00 WIB namun karna persoalan tekni, peserta harus menunggu sampai sekitar pukul 09.30 WIB peserta baru dapat memasuki ruangan tes,” Ujarnya. (nji)
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…
Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…
Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…
LEBAK - Sekretaris Golkar Lebak sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak, Muammar Adi…
Kota Bekasi - Komisi I DPRD Kota Bekasi angkat bicara soal insiden longsor di Tempat…