amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Ikuti Keceran Tjimande, Bupati Serang Minta Anak-anak Wajib Belajar Silat

Serang- Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah turut serta dalam Festival Keceran Tjimande dalam rangka Hari Jadi Kesti TTKKDH yang ke 68 di Markas Besar DPW II Kesti TTKKDH Banten, Rabu (27/11/2019) malam. Dalam kesempaten itu, Tatu menyatakan akan terus menghidupkan paguron di setiap kecamatan agar anak-anak generasi Kabupaten Serang ikut mencintai dan belajar bela diri pencak silat.

Menurut Tatu, Banten memiliki banyak paguron berbagai aliran pencak silat yang telah melahirkan pesilat yang berprestasi di tingkat nasional. “Dari sisi olahraga, kita punya prestasi di bidang bela diri pencak silat, dan ini membentuk karakter anak Bangsa. Sebagai kepala daerah, saya pun mengapresiasi Fesrival Keceran Tjimande ini, sebagai bagian dari pelestarian budaya,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Kata Tatu, anak-anak yang berlatih silat pasti wajib bisa membaca Al-Quran sehingga sangat baik untuk pembentukan karakter generasi Bangsa. “Ke depan, pemerintah harus terus berkerja sama dengan paguron untuk sama-sama melestarikan pencak silat dan budaya silat itu menjadi wajib dilaksanakan,” ujarnya.

Tatu berkomitmen untuk membantu seluruh paguron di 29 kecamatan yang ada di Kabupaten Serang. Bahkan Tatu setiap tahun rutin menggelar Festival Jurus Silat Kaserangan untuk melestarikan budaya pencak silat. Jurus Silat Kaserangan ini diciptakan 13 sesepuh pendekar dari 12 aliran silat di Kabupaten Serang.

“Pada kesempatan ini, saya selaku kepala daerah Kabupaten Serang menitipkan sangat anak-anak Kabupaten Serang untuk diajak masuk ke paguron dan belajar pembentukan karakter melalui pencak silat. Kita tanamkan jiwa bela bangsa dan negara, serta rasa nasionalisme kepada generasi Bangsa ini melalui pencak silat,” ucapnya.

Sekedar diketahui, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mendapatkan apresiasi dan penghargaan atas kesuksesan memimpin Kabupaten Serang.Tatu dinobatkan sebagai Kepala Daerah Inovatif kategori sosial budaya karena menggagas Jurus Silat Kaserangan melalui ajang penghargaan yang digelar Koran Sindo.

Tatu berkomitmen untuk menghidupkan paguron di 29 kecamatan agar bisa menarik wisatawan. “Kita bisa memperkenalkan budaya seni silat ke wisatawan seperti di daerah lain. Jadi wisatawan yang datang ke Kabupaten Serang selain bisa melihat keindahan alam, juga seni budaya pencak silat,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kesti TTKKDH Deden Apriandhi meminta pemerintah daerah terus menjaga dan melestarikan seni budaya pencak silat. Apalagi, kata dia, Provinsi Banten memiliki banyak potensi wisata dan seni budaya, salah satunya Tjimande yang sudah berdiri sejak 68 tahun lalu. “Seni budaya merupakan suatu ciri khas dari daerah. Sehingga kita patut untuk menjaga dan melestarikannya,” ujar Kadispora Provinsi Banten ini.(ars)

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

1 bulan ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

1 bulan ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

1 bulan ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

1 bulan ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

1 bulan ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

2 bulan ago