amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Intensifkan Pembinaan Akuntansi Keuangan, Wujudkan Laporan Keuangan Andal

Digdayamedia.id-Pemerintah Daerah Kabupaten Serang tahun 2019 kembali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2018. opini WTP BPK RI ini diperoleh pemerintah daerah Kabupaten Serang sebanyak 8 kali berturut-turut dan kondisi ini atas keterlibatan semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah khususnya para fungsi akuntansi dan pengurus barang di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah.

Opini WTP BPK RI merupakan Indikator Kinerja Utama (IKU) Badan Pengelolaan Kuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Serang. Hal ini mengandung makna dan konsekuensi yang harus dipertahankan oleh BPKAD sehingga upaya mempertahankan opini WTP BPK RI yang dilakukan BPKAD adalah dengan melaksanakan beberapa kegiatan, yaitu pembinaan terhadap para kasubag program dan evaluasi pada masing-masing OPD yang berkaitan dengan penyusunan Rencana Kerja Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKA-SKPD) dan Daftar Pengisian Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA-SKPD) yang mana pembinaan ini diharapkan akan menghasilkan penyusunan anggaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan yang sangat penting adalah ketepatan waktu penetapan rancangan Anggaran Bendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni maupun rancangan APBD perubahan, sehingga program kerja tahunan Pemerintah Kabupaten Serang sesuai dengan yang diharapkan.

Pembinaan terhadap para kepala sub bagian Keuangan, bendahara pengeluaran dan bendahara penerimaan juga dilakukan dalam rangka tertib administrasi penatausahaan keuangan sesuai dengan yang diharapkan, kegiatan ini meliputi penjelasan mekanisme permohonan pencairan dan/atau pembayaran serta penyetoran terhadap kegiatan pendapatan dan belanja daerah.

Pembinaan kepada fungsi akuntansi juga terus dilakukan kepada seluruh fungsi akuntansi yang yang berada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kondisi ini diharapkan agar dalam rangka menyusun laporan keuangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pembinaan kepada pengurus barang pada OPD bertujuan untuk tertib pencatatan administrasi pada Aplikasi Teknologi Informasi Siklus Barang Daerah (Atisisbada), di samping itu diharapkan ke depan dapat melakukan penyelesaian dokumen kepemilikan asset berupa tanah pemerintah daerah, inventarisasi keberadaan dan kelengkapan pencatatan asset, menghimpun data dan informasi untuk melengkapi penjelasan-penjelasan asset tetap, mendorong tertib penganggaran belanja modal dan belanja barang yang menimbulkan asset, mendorong peningkatan peran kepala OPD selaku pengguna barang dalam inventarisasi masalah asset serta pengawasan pengelolaan asset.

Tantangan untuk mewujudkan semua ini tidaklah mudah dan diperlukan kerja keras oleh seluruh unsur OPD, sehingga upaya pengelolaan keuangan daerah dan asset sebagai unsur penunjang mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi pemerintah daerah Kabupaten Serang. [Adv]

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

1 bulan ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

1 bulan ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

1 bulan ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

1 bulan ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

1 bulan ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

2 bulan ago