amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) memecat empat Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Kesehatan Provinsi Banten. Hal itu dilakukan karena keempatnya terbukti menjadi provokator aksi mundurnya 20 pejabat eselon III dan IV Dinkes Banten.
Dia menilai, perbuatan tersebut sudah mencoreng nama baik ASN sebagai abdi negara dan melanggar sumpah jabatan.
“Empat orang dipecat saja. Dalang. Campur eselon III dan IV, Sekdisnya (dipecat),” kata pria yang akrab disapa WH setelah melantik 20 pejabat Dinkes Banten, Senin (14/06/2021).
WH menilai, seharusnya ASN selalu bersedia menjalankan tugas dalam kondisi apapun untuk melakukan sumpah sebagai abdi negara.
“Nggak ada siapa yang mau mengulangi lagi (menerima), nggak ada kemungkinan lagi udah nyesel dia (mundur),” katanya.
Kepala BKD Banten Komarudin menyatakan bahwa, dari 20 pejabat Dinkes Banten yang menyatakan mundur, 4 diantaranya telah dipecat sebagai ASN. “Karena pelanggarannya itu dianggap mobilisasi, mengajak orang lain,” ungkap Komarudin. (red)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…