amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Dalam rangka mendorong penggunaan LPG 3 kilogram tepat sasaran, Komite Advokasi Daerah (KAD) Banten melakukan sosialisasi pebelian migas lewat aplikasi My Pertamina.
Dengan memasukan NIK, nantinya kelas ekonomi pembeli LPG dapat terdeteksi. Sehingga penggunaan LPG sistemnya tidak terlalu terbuka seperti saat ini.
Anggota KAD Banten Bidang Migas, Yudi mengatakan, sosialisasi penggunaan LPG subsidi tepat sasaran dalam rangka mengejawantahkan Keputusan Menteri ESDM No 37.K/MG.01/MEM.M/2023.
“Tujuannya mewujudkan pasokan LPG memadai agar di akses masyarakat dengan harga terjangkau,” katanya, Selasa (9/5/23).
Ia menyebutkan, sosialisasi diikuti oleh agen yang berada di kabupaten kota. Secara bertahap agen diminta mengedukasi masyarakat agar membawa KTP dalam pembelian LPG bersubsidi agar tervalidasi di My Pertamina.
“Mereka sudah secara bertahap mengadakan sistem pembelian LPG bersubsidi kepada masyarakat. Peluang LPG yang beredar masih terbuka. Sangat berdampak pada tidak tepat sasaran yang ditujukan pemerintah membantu masyarakat miskin,” ujarnya.
Sistem pembelian lewat My Pertamina dilakukan secara sampling yang ditunjuk di beberapa kabupaten kota bahkan telah diterapkan diseluruh pangkalan yang ada di Banten.
Sehingga target pemerintah pusat pembelian LPG bersubsidi lewat My Pertamina secara keseluruhan di 2024 dapat terwujud.
“Sementara ini memfilter tingkat kelayakan. Kita bertahap mengadakan sampling per kabupaten kota mencoba uji coba melalui aplikasi telah disiapkan, memvalidasi pangkalan sebagai ujung tombak,” tuturnya.
Ia menerangkan, harga eceran tertinggi (HET) disesuaikan dengan potret masyarakat di kabupaten kota. Sejauh ini di Banten HET LPG bersubsidi mulai dari Rp16 ribu hingga Rp19 ribu.
“HET kita sudah dapat rekomendasi pejabat wilayah kab kota menyesuaikan potret, di Banten penembusan pangkatan Rp16 ribu, HET tertinggi tidak boleh di atas Rp19 ribu,” terangnya. (Arr)
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…
Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…
Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…
LEBAK - Sekretaris Golkar Lebak sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak, Muammar Adi…
Kota Bekasi - Komisi I DPRD Kota Bekasi angkat bicara soal insiden longsor di Tempat…
Kota Bekasi — DPRD Kota Bekasi memastikan akan memperketat pengawasan terhadap kebijakan penyertaan modal pemerintah…