amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
DOHA – Timnas Jepang menjadi juara Piala Asia U-23 2024 setelah mengalahkan Uzbekistan 1-0 di final Piala Asia U-23 di stadion Jassim Bin Hamad, Jumat (3/5/2024) malam.
Timnas Uzbekistan yang mengalahkan Indonesia di babak semifinal Piala Asia U23, langsung mempunyai dua peluang di 10 menit babak pertama lewat Hosain Norchaev. Uzbekistan yang melakukan pressing ke setiap pemain Jepang membuat tim Samurai Biru tidak bisa mengembangkan permainannya.
Timnas Jepang yang mengusung taktik serangan balik di laga ini kesulitan menembus pertahanan rapat Uzbekistan hingga skor 0-0 bertahan sampai babak pertama selesai.
Pada babak kedua Uzbekistan masih dominan dengan erbagai serangan yang dilakukan, namun Jepang setidaknya bermain lebih baik kali ini.
Drama terjadi di injury time. Jepang mampu memimpin 1-0 lewat pemain pengganti Fuki Yamada, yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti.
Uzbekistan mendapatkan hadiah penalti di injury time akibat handball lawan. Umarali Rahmonaliyev maju sebagai eksekutor, namun mampu ditepis kiper lawan.
Tak ada gol balasan sampai laga tuntas. Jepang pun pulang sebagai juara.
Ini kali kedua Jepang menjadi juara di Piala Asia U-23. Keberhasilan pertama Jepang pada 2016 dan itu juga terjadi di Qatar.
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…