Kang Nong Kota Serang Diminta Ikut Sosialisasilan Covid-19

SERANG,– Pemkot Serang meminta agar Kang Nong Kota Serang aktif dalam mensosialisasikan protokol kesehatan Covid-19. Sebab, saat ini kasus penyebaran Covid-19 di Kota Serang terbilang masih cukup tinggi dan memprihatinkan.
Walikota Serang Syafrudin mengatakan, Kang Nong Kota Serang nantinya bukan hanya bertugas untuk menginformasikan berbagai hal seputar Kota Serang saja. Namun juga menginformasikan dan menyosialisasikan terkait dengan Covid-19.
“Apa yang ada di Kota Serang harus diketahui, termasuk juga dengan Covid-19, karena sekarang kasusnya tengah meningkat, maka mereka juga harus memberikan sosialisasi kepada masyarakat,” katanya saat ditemui di aula Setda Puspemkot Serang, Kamis (24/6/2021).
Menurut Syafrudin,Kang Nong nantinya harus mensosialisasikan terkait dengan asal-usul virus hingga menyandarkan masyarakat agar lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Dengan demikian, upaya pencegahan pun dapat semakin baik lagi.
“Ya ke depan sosialisasinya harus (masif-red), terutama meningkatkan kesadaran masyarakat, karena ini adalah kunci keberhasilan kita melawan Covid-19,” tuturnya.
Selain sosialisasi Covid-19, lanjut Syafrudin, Kang Nong juga harus mampu melestarikan hingga mengembangkan budaya dan lainnya yang ada di Kota Serang. Mulai dari persilatan, wisata religi hingga makanan khas asal Kota Serang.
“Ini adalah program Pemkot Serang, dan daerah lainnya juga memilikinya. Kita tuntut agar mereka bisa melestarikan dan mengembangkan apa yang ada di Kota Serang, sehingga nanti Kang Nong bisa mengantarkan wisatawan atau tamu-tamu ke tempat wisata religi dan yang lainnya,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Walikota Serang, Subadri Ushuludin mengatakan, Kang Nong merupakan salah satu simbol daerah. Mereka akan selalu dilibatkan dalam berbagai kegiatan, mulai dari pariwisata, kebudayaan, hingga kegiatan lainnya.
“Mereka menjadi semacam lambang daerah, mereka yang tentunya akan mengenalkan Kota Serang kepada tamu, bahwa kota ini memiliki budaya yang cukup banyak dan begitu unik,” ujarnya. (Arr)









