Kecelakaan Beruntun, Jalan Serang-Pandeglang Macet Hingga 7 Kilometer

SERANG,- Tiga kendaraan terlibat kecelakaan di jalan Serang-Pandeglang tepatnya di Kampung Pertanian, Desa Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang. Kondisi itu membuat arus lalu lintas macet di kedua jalur hingga 7 kilometer.
Ketiga kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun yakni kendaraan Mitsubishi Microbus pengangkut penumpang, Daihatsu Ayla dan Mitsubishi truk tangki.
Pantauan di lokasi, arus lalulintas dari arah Serang menuju Pandeglang maupun sebaliknya macet kurang lebih 7 kilometer, karena kendaraan yang berada di tengah jalan. Kemacetan untuk jalur Serang-Pandeglang terpantau mulai dari lampu merah Palima hingga lokasi kejadian yang berada di dekat Pasar Baros.
Petugas kepolisian pun segera mengevakuasi kendaraan yang masih berada di jalan. Selain itu mereka juga membuat rekayasa lalu lintas dengan melakukan buka tutup jalan agar kemacetan bisa terurai.
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Shinto Silitonga Mengatakan, kecelakaan bermula ketika kendaraan Mitsubishi Microbus pengangkut penumpang berjalan dari arah Serang menuju arah Pandeglang.
“Diduga kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi dan hilang konsentrasi sehingga menabrak bodi belakang kendaraan daihatsu ayla yang berasal dari pertigaan dan hendaklah belok kiri,” katanya, Selasa (19/4/2022).
Setelah menabrak mobil ayla, lanjut Shinto, Mistsubishi Microbus kemudian hilang kendali, masuk ke jalur kanan dan menabrak kembali kendaraan mitsubishi tangki yang berasal dari arah berlawanan.
“Akibat dari kejadian itu 2 orang mengalami luka luka dan dilarikan ke RS Otika Baros,” katanya.
Saat ini polisi masih mendalami terkait penyebab kecelakaan beruntun tersebut dengan melakukan pemeriksaan kepada pengemudi.
“Faktor kelalaian dari pengemudi akan didalami oleh Satlantas Polresta Serang Kota,” pungkasnya.
Salah seorang warga, Susilawati mengatakan saat kejadian terjadi, terdengar suara benturan keras dari arah jalan raya.
“Saat kejadian saya lagi tidur, cuman kebangun gara-gara ada suara keras,” katanya.
Setelah di cek, ternyata ada tiga unit kendaraan yang terlibat kecelakaan tepat di depan rumahnya. “Warga langsung nolongin korban yang luka-luka,” pungkasnya. (Arr)








