amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Kelompok Tani Ciruas Dukung Tatu-Pandji

Serang – Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1, Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa kembali mendapatkan dukungan dari elemen masyarakat. Kali ini, dukungan diberikan oleh Kelompok Tani Kecamatan Ciruas.

 

Ketua Kelompok Tani Desa Kebon Ratu, Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang, Abdullah, dukungan itu diberikan karena Tatu-Pandji telah terbukti melakukan program-program nyata. Salah satunya, program yang dapat membantu para petani di Kecamatan Ciruas.

 

“Seperti halnya pengembangan tanaman pangan dan holtikultura. Bahkan bantuan bibit hingga bantuan obat penyuburan lahan,” ujar Abdullah, di Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Rabu(7/10/2020).

 

Abdullah mengatakan, dirinya juga bantuan untuk menanam padi, dan juga perbaikan drainase. “Alhamdulillah, lahan pertanian jadi tumbuh subur. Makanya kita tetap pilih Tatu-Pandji, lanjutkan dua periode,” ujarnya.

 

Diketahui, selama Paslon Tatu-Pandji memimpin, telah membantu sebanyak 56 gapoktan mendapat traktor roda dua, 1 poktan mendapat traktor roda empat, 51 poktan mendapat pompa air, dan 40 poktan mendapat hand sprayer.

 

Sedangkan 6 poktan mendapat kultivator atau traktor mini, 2 poktan mendapat alat panen padi, 2 poktan mendapat alat panen padi mekanik, dan 1 poktan mendapat alat tanam padi mekanik.

 

Tidak hanya itu, program pertanian pun terus dikembangkan. Yakni pengembangan tanaman pangan dan holtikultura. Sebagai upaya untuk meningkatkan produksi tanaman pangan, Distan mengambil pengembangan tiga jenis tanaman pangan yakni padi, jagung dan kedelai (pajale). Sedangkan untuk holtikultura, ada pada tanaman durian, cabai, bawang, dan bunga sedap malam.

 

Untuk pengembangan tanaman pangan tahun 2019 ini Distan ditarget menanam jagung di angka 3.000 hektar, kedelai 500 hektar, dan padi di angka 92 ribu hektar. Untuk padi, kata Dadang, masih diberikan target yang tinggi karena Kementerian Pertanian (Kementan) masih melihat potensi sawah yang tinggi di Kabupaten Serang yakni sekitar 48 ribu hektar.

 

Dengan demikian, Kementan melihat Distan Kabupaten Serang bisa mencapai angka 92 ribu hektar dengan asumsi menanam dua kali setahun. Sampai saat ini untuk tanaman padi sudah tercapai 74 ribu hektar.

 

Sedangkan untuk produktivitas, padi masih diangka 5,7 ton hektar, jagung 4,5 ton hektar dan kedelai 1 ton perhektar. Untuk produktivitas padi saat ini jumlahnya masih di atas rata-rata wilayah lain se-Banten khususnya Kabupaten Pandeglang dan Lebak. Bahkan kata Dadang, secara hitungan, padi untuk konsumsi masih memiliki kelebihan.

 

Kebutuhan perkapita pertahun, kita hanya 114 kilogram beras per tahun. Dibandingkan dengan angka 1,5 juta penduduk, masih ada kelebihan.

 

Sementara kedelai, produktivitasnya masih rendah karena memang Kabupaten Serang bukan basis kedelai. Basis kedelai ada di Kabupaten Pandeglang. Hanya saja, Kabupaten Serang diminta dukungannya untuk memenuhi target provinsi. (Imat)

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

3 minggu ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

3 minggu ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

4 minggu ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

4 minggu ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

4 minggu ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

2 bulan ago