amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Kisruh BST Kemensos, Ini Tanggapan Bupati Serang

Serang,- Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah meminta masyarakat tidak panik terkait persoalan pembagian bantuan sosial tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos). Sebab bantuan yang diberikan tidak hanya BST, juga ada dari Pemprov Banten, Pemkab Serang, dana desa, serta bantuan swasta.

Tatu menyayangkan jika ada sikap anarkis masyarakat kepada pemerintah desa terkait masalah BST. “Seharusnya, jangan ada sikap yang merugikan semua pihak. Terlebih pada momen bulan suci Ramadan. Kita sedang ada musibah, kita sekarang sedang susah, jangan anarkis, tidak boleh emosi. Kita justru harus mendekatkan diri kepada Allah SWT, harus intropeksi diri,” ucapnya.

Menurutnya, bantuan yang diberikan pemerintah butuh proses, agar tidak menyalahi aturan. “Jadi sangat tidak pantas pada bulan suci Ramadan ini, memaksa bantuan semua harus serba cepat diselesaikan. Masyarakat diharapkan bisa menunggu, bisa memaklumi. Kalau belum dapat, bisa dicatat ke kades dan disampaikan ke Dinsos. Jangan rusak bulan suci, lebih baik perbaiki ibadah,” imbaunya.

Tatu memastikan, jika masyarakat sudah terdata oleh pemerintah desa, akan mendapatkan bantuan. Baik dari Kemensos, Pemprov Banten, Pemkab Serang, maupun dana desa. “Jadi Insya Allah, jangan panik. Tapi harus fair, kalau yang sudah mendapatkan, jangan berharap dapat bantuan lagi. Tapi masyarakat berpikir mereka semua dapat berbagai bantuan dari Kemensos,” ujarnya.

Tatu mengaku mendapat informasi dari Kemensos agar pemerintah daerah kembali memasukan data calon penerima bantuan. Namun banyak para calon penerima yang tidak memiliki data kependudukan yang sempurna. Tatu pun meminta Disdukcapil untuk turun tangan. “Kalau Kemensos datanya harus sempurna,” tuturnya.

Sementara di Pendopo Bupati Serang, Tatu menerima secara simbolis bantuan 2 ton beras dan 2.000 masker dari Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Serang. “Kami ucapkan terima, dan akan kami kumpulkan di Dinsos, untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Tatu, saat ini dampak pandemi covid-19 dirasakan oleh banyak pihak, termasuk pemerintah daerah. “Tapi kondisi apa pun, aparatur pemerintah harus tegak berdiri dalam pelayanan kepada masyarakat. Saya mengimbau bagi lembaga atau elemen yang mampu untuk sama-sama membantu, dan meningkatkan ibadah. Sedekah, terlebih saat Ramadan, insya Allah menjadi amal ibadah yang berlipat,” ujarnya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang, Didin Haryono berharap, bantuan yang diberikan semoga bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Serang. “Bantuan beras 2 ton ini mudah-mudahan tidak melihat jumlahnya, karena kami juga berkeinginan banyak namun terkendala anggaran. Kami juga menyerahkan masker sebanyak 2000 masker berlogo pemda, silakan pemda yang membagikannya kepada siapa yang berhak,” ujar Didin.(Imat)

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

2 bulan ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

2 bulan ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

2 bulan ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

2 bulan ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

3 bulan ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

3 bulan ago