amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG – Porles Serang mengungkap motif dibalik kasus pembuangan mayat perempuan di dalam karung di wilayah Jongjing, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang. Pelaku yang tak lain merupakan paman sekaligus suami siri dari korban.
Wadirkrimum Polda Banten, AKBP Dian Setiawan mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pelaku, ia tega menghabisi nyawa istrinya sendiri lantaran kesal sang istri tidak mau menyusui bayinya yang tengah menangis.
“Selain itu kekesalan pelaku juga memuncak setelah sebelumnya korban sering mengumpat dan memaki pelaku lantaran tidak mampu memenuhi kebutuhan keluarga,” katanya, Selasa (2/8/2022).
Setelah peristiwa tersebut, akhirnya dengan gelap mata pelaku mengambil kasur dan langsung membekap bagian kepala korban sampai ia kehabisan nafas.
“Sebelumnya pelaku memindahkan anaknya terlebih dahulu dari samping korban, setelah itu baru membekap korban dengan menggunakan kasur,” jelasnya.
Setelah korban tidak bergerak sama sekali, suami yang merupakan pelaku kemudian membeli karung dan memasukan jasad korban bersama dengan barang-barang bekas yang ada di dalam kontrakannya.
“Barang-barang tersebut untuk menyamarkan tubuh korban. Saat berjalan membawa mayat korban di kendaraan, pelaku kemudian membuang mayat di tempat kejadian perkara,” pungkasnya. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…