amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Tangsel – Pemerintah Kota Tangsel selalu berbenah guna mengatasi persoalan secara utuh. Salah satunya, pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang yang masih dilakukan perbaikan secara berkala.
Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie menjelaskan, sejak tahun 2014 pihaknya bersama Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany sejak tahun 2012 persoalan sampah menjadi perhatiannya. “Dalam sehari hampir 900 ribu ton sampah dihasilkan dan kami putuskan bahwa ini menjadi persoalan bersama,” ungkap Benyamin, Rabu (24/06/20).
Dia menilai, pertumbuhan penduduk di Kota Tangsel mencapai 3,4 persen dalam setahun dan akan menjadi fenomena dalam persoalan lingkungan hidup, “Saat ini ada 452 ribu Kepala Keluarga di Tangsel yang berpotensi menjadi produsen sampah,” imbuhnya.
Kata Benyamin, saat ini Pemkot Tangsel terus berupaya untuk menyelesaikan persoalan tersebut demgan menjadika Pemkot sebagai lokomotif guna bisa diselesaikan secara bersama. “Harus bekerjasama dengan semua pihak agar segera bisa diatasi,” ucapnya.
Dia berharap, kerjasama antar seluruh stake holder harus dilakukan agar persoalan sampah bisa diatasi secara menyeluruh dengan pengendalian dari hulu hingga ke hilir. “Jika dari warga, pihak swasta, pegiat sosial dan pemerintah bekerjasama secara baik maka akan bisa diatasi secara mudah,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekertaris DLH Kota Tangsel, Yepi Suherman mengatakan, penanganan TPA Cipeucang terus diperbaiki secara optimal agar sampah bisa terkendali dengan baik. “ Sebetulnya masyarakat sudah bisa melakukan pengolahan sampah secara mandiri agar volume sampah tidak terus meningkat,” tuturnya.
Ia menuturkan, masyarakat bisa melakukan upaya lain dengan memanfaatkan lahan kosong di lingkungannya secara mandiri untuk mengolah sampah. “ Jadi bisa dikelola secara mandiri dengan adanya kelompok khusus yang dibentuk dengan biaya operasional hasil iuran warga,” ucapnya. (Ham)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…