amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Warga di Perumahan Persada Banten, Kelurahan Teritih, Kecamatan Walantaka, menyulap lahan fasos fasum yang kosong menjadi pusat jajanan kuliner. Tempat tersebut dibangun dengan dana swadaya masyarakat yang ada di kas RT.
Ketua RT 6 Komplek Persada Banten, Imam Taufik Nofrianto mengatakan, pembangunan tempat tersebut merupakan inisiatif dari warganya yang ada di blok D. “Awalnya lahan kosong saja, setelah ngobrol dengan warga lain, akhirnya diputuskan untuk dibuat tempat jajanan kuliner saja,” katanya saat ditemui usai launching taman kuliner Pandawa, Sabtu (10/5/2021)
Ia menjelaskan, mulanya tempat tersebut merupakan areal fasos fasum yang masih berupa lahan kosong. Namun karena terlihat kurang bagus karena selalu ditumbuhi ilalang, warga berinisiatif untuk membangun tempat tersebut.
“Kita ada lahan fasum fasos yang tidak digunakan, berhubung rumput disini liar, cepat tumbuhnya, makanya kita manfaatin lahan ini kita lakukan pembangunan tempat kuliner,” jelasnya.
Saat ini, lanjut Taufik, telah ada 9 kios yang sudah ditempati oleh para pedagang yang mana mereka merupakan warga di komplek Persada Banten. “Pengelolaannya nanti uang hasil sewa ini dimasukan ke kas RT. Totalnya ada 9 kios ini baru sementara. Insya Allah kalau ini ramai, banyak peminat nanti kita tambah lagi bangunannya,” imbuhnya
Sementara itu, Ketua pengelola Taman Kuliner Pandawa, Teguh Nugroho menjelaskan, mulanya pembangunan taman kuliner tersebut diawali dengan dana swadaya yang ada di kas RT. “Namun karena dananya terbatas kita minta bantuan ke pemkot. Alhamdulilah mereka merespon, dan tidak memakan waku lama untuk pembangunannya,” imbuhnya.
Rencananya, ketika kas sudah terkumpul kembali, pihaknya akan melakukan penambahan kios untuk warga-warga Persada yang belum kebagian kiosnya. “Nanti kita juga akan koordinasi dengan RT dan RW yang lain terkait pembangunannya.” pungkasnya. (Arr)
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…