amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Langganan Banjir, Warga di Lingkungan Kubil Minta Pemkot Turun Tangan

Serang- Warga di lingkungan Kubil, Kelurahan Cipocok Jaya Kota Serang merasa resah lantaran lingkungan mereka rawan banjir setiap musim penghujan tiba. Hal tersebut disebabkan karena banyaknya sampah rumah tangga yang menyumbat di dalam drainase di lingkungan setempat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, jalan yang menghubungkan Lingkungan Ciloang, Kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Serang, terendam hingga ketinggian 20 centimeter. Itu terjadi karena luapan air bekas hujan dari dalam drainase yang tersumbat sampah.

Noval salah seorang warga Lingkungan Kubil yang rumahnya berada di dekat lokasi banjir mengatakan, setiap kali turun hujan, jalan di lingkungannya pasti banjir. Itu terjadi karena banyak sampah non organik yang masuk ke dalam drainase.

“Di sini pasti banjir setiap kali hujan. Mau hujannya kecil apalagi besar,” ujar Noval, ditemui di lokasi saat membersihkan sampah sampah plastik yang menyumbat di drainase Kamis, (9/1/20)

Ia menjelaskan, penyebab banjir karena banyaknya volume sampah rumah tangga yang dibuang warga secara sembarangan di drainase. Akibatnya sampah mampet di saluran, saat hujan turun, karena aliran air berhambat oleh sampah.

“Jadinya jalan sering banjir kalau hujan turun,” jelas dia.

Noval berharap Pemerintah Kota Serang turun tangan mengatasi persoalan banjir di lingkungannya. Sebab jika tidak cepat diatasi luapan air dari drainase saat hujan turun akan semakin tinggi.

“Iya kalau bisa ada pengerukan sampah di drainase yang dipimpin dari dinas terkait. Dan saluran airnya juga kalau bisa dibesarin karena yang sekarang terlalu kecil. Kalau ini tidak cepat ditangani rumah-rumah warga yang di sini bisa kebanjiran. Sebab ini aja banjirnya udah tinggi,” terangnya.

Sementara itu, Kepala DPRKP Kota Serang, Iwan Sunardi, mengatakan pihaknya berjanji akan memprogramkan dipemeliharaan. Akan tetapi pihaknya akan meninjau ke lokasi banjir di Lingkungan Kubil untuk melihat kondisi yang sebenarnya.

“Nanti tim akan mengecek dulu biar tahun ini kita programkan dipemeliharaan,” ujar Iwan, saat dihubungi via chat whatsapp (WA).

Terkait sampah yang menyumbat di drainase, ia juga mengimbau kepada masyarakat Lingkungan Kubil menjaga lingkungannya agar tetap bersih dengan tidak membuang sampah secara sembarangan, karena itu akan berdampak pada lingkungan tempat tinggal.

“Warga juga jangan buang sampah sembarangan. Percuma kalau drainsasenya dibersihin dan dibesarin kalau warganya masih buang sampah sembarangan,” katanya. (Arr)

admin

Recent Posts

Matangkan Persiapan Jelang Asah Terampil Nasional, Kontingen KTNA Banten Bidik Prestasi Terbaik untuk Tanah Jawara

SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…

3 minggu ago

Lepas Kontingen KTNA ke Gorontalo, Gubernur Andra Soni: Bawa Pulang Prestasi dan Terapkan Ilmu untuk Kemajuan Pertanian Banten

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…

3 minggu ago

Pandeglang Dominasi Kontingen Banten di PENAS XVII Gorontalo, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…

3 minggu ago

Tanpa Laporan Polisi, Korban Bersama Rekannya Berhasil Amankan Terduga Curanmor

PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…

4 minggu ago

Saat Harga Kebutuhan Pokok Meningkat, 410 KPM di Kelurahan Pandeglang Terima Beras Bulog dan Minyak Goreng

Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…

4 minggu ago

Pemasangan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang No 3 Timbulkan Kemacetan Hingga 1 Kilometer

PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…

2 bulan ago