amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Youtuber sekaligus desainer Rio Purba angkat bicara terkait viralnya logo HUT Kota Serang Ke-14 yang dianggap sebagai hasil plagiat dari logo HUT Kabupaten Pandeglang oleh netizen. Rio menyesalkan atas kinerja Panitia pelaksana sayembara yang dianggap kurang profesional dalam mempersiapkan kegiatan.
Hal itu ia sampaikan saat melakukan Bedah Logo HUT Kota Serang yang diminta oleh netizen dan kemudian diupload ke akun Youtube miliknya @Rio Purba pada Jum’at, (06/08/2021).
“Kalau teman-teman desainer logo pasti paham lah, secara visual ini kaya seperti menggabungkan barang satu, barang dua, ditimpa barang tiga dan empat jadilah logo” ungkap rio ketika mengawali proses bedah logo tersebut.
Pada proses perbandingan, ia mengatakan diangka 1 (satu) keduanya sama secara bentuk dan eksekusi. Dan untuk angka 4 (empat) terdapat perbedaan secara eksekusi, namun jika dinilai secara konsep dan style keduanya terdapat kesamaan.
Seteleh dibedah lebih lanjut, mulai dari elemen pada angka 1 dan 4, ia mengatakan keduanya memang ada kesamaan.
“Kalau dibilang ini sama atau tidak, aku bisa berkesimpulan sama, karena secara konsep dan style, walaupun terdapat perbedaan dalam eksekusinya,” katanya.
Kesimpulan akhir setelah ia melakukan bedah, rio menyampaikan walaupun ada kesamaan, ini tidak menjadi masalah, dikarenakan ini adakah logo HUT atau perayaan, bukan logo brand yang didaftarkan sebagai merek.
“Yang jadi masalah ialah peraturan dari panitia itu sendiri,” ujar Rio.
Untuk menghindari kesalahan-kesalahan kedepan, rio berharap Panitia atau siapapun yang ingin mengadakan kegiatan serupa, agar bekerjasama atau minta pendapat dengan orang yang dibidang desain.
“Minimal kita mau ngadain kontes desain masa kita ga tau aturannya seperti apa, paling tidak kita ada gambaran lah kontes atau sayembara desain logo kita ini nanti kedepan seperti apa, apa yang diporbelahkan dan tidak diperbolehkan,” ujarnya. (red)
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…
Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…
Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…