amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG – Mahasiswa yang tergabung ke dalam Kelompok 60 KKM UNIBA di Desa Tanjungsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang melakukan sosialisasi media digital marketing sebagai sarana dalam membantu pemasaran bagi para pelaku UMKM.
Kegiatan ini dilakukan karena KKM 60 melihat bahwa rendahnya minat konsumen terhadap produk yang dihasilkan oleh para pengrajin UMKM di Tanjungsari.
Selain kurangnya minat, banyaknya pesaing dan produk yang kurang dikenal di lingkungan masyarakat. Sehingga menyebabkan omset penjualan UMKM makanan olahan para pengrajin semakin hari semakin menurun.
Mahasiswa yang tergabung kedalam kelompok 60 yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu merasa sangat perlu adanya penyuluhan terkait ini. Karena jika dibiarkan maka lama-lama bukan hanya omset penjualan menurun tetapi imbas nya akan berdampak fatal terhadap produk yang tidak laku di pasaran.
Tim KKM 60 melakukan sosialisasi dan praktek secara langsung dengan membuatkan instagram dan website bagi para pelaku UMKM ema ema oce di Tanjungsari. “Harapannya dengan diadakannya pendampingan media digital marketing ini dapat menambah omset penjualan,” ujar salah satu peserta KKM 60 Safira Agustia.
Safira mengaku bahwa sangat senang melakukan kegiatan ini karena melihat antusias para pengrajin yang ingin tahu dan semangat dalam belajar media digital, mereka di ajarkan membuat akun dan menggunakan akun e commerce sebagai strategi dalam pemasaran produk.
Ita Rosita wahyiah selaku dosen pendamping lapangan mengaku kali ini dibuat bangga kembali dengan kegiatan dan kreatifitas dari para peserta KKM 60.
“Mereka memang ketika pertama datang ke tanjungsari sudah memiliki program kegiatan yang akan di lakukan, dan program pendampingan UMKM ini merupakan salah satu program dari 8 program yang mereka miliki, dan program ini sangat bermanfaat dan dibutuhkan oleh para pelaku UMKM di Tanjungsari,” ujar Ita. (red)
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…
Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…
Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…