amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Seorang nahkoda kapal nelayan bernama Widianto Lakasi terjatuh dan tenggelam saat melakukan pelayaran di Perairan Pulau Pamujaan, Desa Domas, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang pada Kamis (1/9/2022) siang.
Pria berusia 41 tahun ini terjatuh saat mengantar pemancing yang hendak kembali ke Pelabuan Karangantu usai selesai memancing.
Tim gabungan dari tim SAR gabungan langsung melakukan penyisiran di lokasi sekitar tempat terjatuhnya korban. Mereka melakukan penyisiran dengan menggunakan rubber boat di sekitar tempat kejadian perkara dengan radius 5 nm arah barat sampai dengan pukul 17.00 wib.
Saksi mata, Sayuti menurutkan jika saat kejadian, korban duduk di bagian belakang kapal. Saat itu posisi kapal sedang beralih dari lokasi pemancingan menuju Pelabuhan Karangantu.
“Setelah 15 menit perjalanan, para penumpang sadar jika korban sudah tidak berada di kapal, saat itu temen saya nengok taunya korban udah engga ada,” katanya.
Saat kejadian, ada 4 orang penumpang yang berada diatas kapal, termasuk korban dan kapten kapal.
Sementara itu, Kasi Kedaruratan Dan Logistik BPBD Kota Serang, Eva Hasanah mengatakan, petugas saat ini telah melakukan penyisiran dari mulai pantai gopek sampai dengan lokasi terjatuhnya korban.
“Saat ini ada 8 personel yang diterjunkan untuk melakukan pencarian korban, dua di darat 6 di perahu,” katanya.
Sampai dengan saat ini korban masih belum ditemukan dan pencarian akan dilanjutkan esok hari. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…