amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Aksi oknum aparat kepolisian yang membanting mahasiswa saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa viral di media sosial whatsapp. Aksi tersebut diketahui dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Tangerang (Himata) pada momentum hari jadi Kabupaten Tangerang ke-389.
Dalam video berdurasi 48 detik tersebut, terlihat seorang polisi berpakaian hitam-hitam tiba-tiba membekap salah seorang peserta aksi unjuk rasa dan menyeretnya ke luar kerumunan. Setelah berhasil keluar dari kerumunan, mahasiswa itu terlihat sedikit memberontak lantaran lehernya di apit oleh anggota polisi.
Bukannya melepaskan pegangan, anggota polisi tersebut justru membanting tubuh mahasiswa itu ke lantail hingga menyebabkan ia kejang-kejang dan tak sadarkan diri. Anggota polisi yang lain yang melihat pun mendatangi mahasiswa dan mencoba menyadarkan nya.
Diketahui dalam aksi tersebut Hinata menyampaikan sebanyak 10 tuntutan yakni peningkatan mutu kualitas pendidikan, transparansi anggaran beasiswa pendidikan, peningkatan kualitas unutuk pelayanan kesehatan, realisasi gerakan kawasan padat kumuh dan miskin.
Kemudian, optimlisasi perda no. 6 tahun 2012 tentang pengelolaan sampah dan lumpur tinja, optimlialisasi pembangunan moda transportasi yang terintegrasi, optimalisasi perbup no. 47 tahun 2018 tentang pembatasan jam operasional angkutan tambang (pasi, batu, tanah), optimalisasi pembangunan drainase dan ruangan terbuka hijau (RTH), penindakan tegas perusahaan yang mencemari lingkungan (limbah cair) dan usut tuntas oknum bansos pada program keluarga harapan (PKH). (arr)
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…