Pemerintah Daerah Diminta Tak Stok Vaksin

SERANG,- Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo meminta kepada pemerintah daerah untuk tidak menyetok vaksin. Namun, harus segera didistribusikan ke tempat vaksinasi.
Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan kepada para rektor saat pelaksanaan vaksinasi serentak yang diselenggarakan di perguruan tinggi di Indonesia, Rabu ( 22/9/2021)
Dalam sambutannya, Jokowi meminta agar seluruh instansi yang mendapatkan penyaluran vaksin dari pemerintah pusat untuk segera mendistribusikan vaksin tersebut ke tempat-tempat vaksinasi.
“Vaksin yang ada segera di habiskan, jangan di stok, agar baik mahasiswa ataupun masyarakat dapat segera di vaksin. Jangan ada stok vaksin di manapun,” katanya.
Pihaknya akan sigap mendistribusikan vaksin kepada wilayah-wilayah yang saat ini membutuhkan vaksin dan menyelesaikan vaksinas.”Habiskan terlebih dahulu stok vaksin yang ada sebelum mengajukan lagi vaksin selanjutnya,” imbuhnya.
Jokowi mengatakan, vaksinasi harus gencar dilaksanakan agar segera mengejar target vaksinasi nasional. Hal itu agar segera terciptanya heard imuniti.
“Masyarakat digerakan agar ikut vaksinasi merdeka ini, agar bisa tercapai 70 persen target vaksinasi untuk Indonesia,” jelasnya.
Selain gencar melaksanakan vaksinasi, lanjut Jokowi, pemerintah juga diminta untuk mengetatkan protokol kesehatan. Dua hal tersebut dinilai paling efektif saat ini dalam menghadapi pandemi COVID-19.
“Dua yang dikejar vaksinasi dan juga protokol kesehatan yang diketatkan. Pada saat kasus turun ini kesempatan kita untuk menggencarkan vaksinasi,” pungkasnya. (Arr)









