Pemkab Pandeglang Diminta Pasarkan Novel Aini Rahmat

PANDEGLANG,- Pihak Sekolah MA Matlaul Anwar Pasir Durung mengaku sangat bangga pada anak didiknya yang bernama Nurul Aini yang telah menerbitkan empat buah novel hanya dengan menggunakan handphone.
Bahkan, pihak sekolah terus memberikan semangat dan mengapresiasi dengan membeli karya-karya Nurul Aini untuk disimpan di perpustakaan sekolah.
Kepala sekolah MA Matlaul Anwar Pasir Durung, Badri Wijaya mengaku telah memesan karya-karya milik Nurul Aini atau Aini Rahmat dan menempatkan karyanya di perpustakaan sekolah. Hal itu guna memotivasi Aini agar terus berkarya.
“Untuk di perpustakaan sekolah juga kita sudah memesan karya-karya nya. Kita mencoba memberikan motivasi dan juga semangat agar terus menyalurkan potensinya,” katanya, Selasa (21/9/2021).
Selain itu, Badri juga mengaku telah menginstruksikan dewan guru agar memesan karya Aini guna memberikan pasar bagi Aini.
“Pihak sekolah sendiri kita terus memberikan motivasi agar Aini terus berkarya, kemarin juga saya sudah menginstruksikan kepada dewan guru untuk setidaknya membeli satu karyanya milik Aini,” jelasnya.
Pihak sekolah bahkan telan berkoordinasi dengan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Provinsi Banten untuk membantu penerbitan karya-karya milik Nurul Aini.
“Kebetulan setelah tahu punya karya dirinya langsung menelfon ketua IKAPI Banten insyaa Allah dirinya akan memfasilitasi minimal menerbitkan karyanya. Karena kondisi pandemi belum bisa bergerat jauh waktu itu,” imbuhnya.
Kendati demikian, pihaknya meminta agar pemerintah dapat ikut andil dalam membantu kesulitan-kesulitan yang dialami oleh Penulis muda itu, khusunya dalam menyediakan pasar bagi Aini.
“Karena mereka (Dinas Pendidikan) suka memberikan bantuan buku ke kesolah-sekolah, dari pada membagikan buku-buku karya orang luar, kenapa tidak kerjasama dengan putra-putra daerah. Agar karya-karya putra daerah bisa di terbitkan dan dibagikan ke lembaga pendidikan baik formasi ataupun non formal,” pungkasnya. (Arr)






