amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Serang,- Menyikapi keluhan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Serang yang sampai saat ini belum memiliki Unit Donor Darah (UDD), Pemkot Serang berencana akan mulai mengupayakan pembangunannya di Kota Serang. Namun, proses pembangunan belum bisa dilakukan dalam waktu dekat.
Wakil Walikota Serang, Subadri Ushuludin mengatakan, pengajuan untuk pembangunan UDD sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun 2019 silam. “Di tahun 2020 sudah kita bahas bersama, tapi karena keterbatasan anggaran makan UDD belum kami anggarkan,” katanya, Senin (25/01/21).
Subadri mengatakan, saat ini pihaknya sebenarnya ingin mulai melakukan penganggaran. Namun demikian, karena belum ada penetapan lahan, pihaknya belum dapat melakukan penganggaran.
“Di tahun 2021 inipun mau penganggarannya kan penetapan lahannya belum makan tahapan pertama yang harus dilakukan menentukan lahan dulu untuk UDD itu sendiri. Untuk penetapan lahan saya yakinkan jadi di 2021,” jelasnya.
Subadri mengatakan, terdapat dua opsi tempat yang bisa digunakan untuk pembangunan gedung UDD. Yang pertama di dekat RSUD Kota Serang dan ke dua di Walantaka.
“Karena PMI identik dengan pelayanan rumah sakit mungkin didekat RSUD Kota Serang, karena ada aset kita. Kalaupun tidak bisa disitu kita cari aset-aset lain, tapi penetapan lahannya harus segera agar di 2022 PMI kota Serang anggaran untuk UDDnya bisa terealisasi,” imbuhnya.
Subadri mengatakan, untuk pembangunan UDD tersebut, Pemkot Serang membutuhkan lahan yang cukup luas. “Untuk UDD itu sekitar 1500 sampai 2000. Kalaupun kita mesti beli, kan penetapan lahan disitu gampang. Pengen saya sih masih dalam satu zona rumah sakit. Agar tidak terlalu jauh,” pungkasnya. (Arr)
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…