amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
BERITA

Pemkot Serang Kucurkan Rp 350 Juta Bantu Perbaikan Rumah Roboh

Serang,- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang sediakan anggaran sebesar Rp 350 juta untuk perbaikan rumah korban bencana puting beliung. Hal itu, disampaikan Kepala dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Serang Iwan Sunardi, Jum’at (31/01/20)

 

Iwan mengungkapkan, pihaknya menyediakan bantuan dana maksimal sebesar Rp35 juta per rumah.

 

“Tapi nanti akan kami nilai juga berapa harga material yang dibutuhkan berdasarkan evaluasi kerusakan,” ujarnya saat ditemui di Puspemkot Serang.

 

Iwan mengatakan, jumlah penerima bantuan yang diberikan sebanyak 10 rumah setelah dilakukan pendataan oleh DPRKP Kota Serang.

 

“Kami pastikan kepemilikannya, jangan sampai ternyata rumah roboh itu ternyata sewa atau kontrak,” tandasnya.

 

Iwan mengaku, program yang saat ini akan digulirkan merupakan program baru di luar dari program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

 

“Ini program baru standar pelayanan minimal DPRKP di luar dari RTLH,” tandasnya.

 

Diketahui, sejak bulan Desember 2019 hingga Januari 2020 sebanyak 13 rumah roboh di Kecamatan Cipocok dan Curug karena terkena angin puting beliung.

 

Sementara itu, Walikota Serang, Syafrudin, menekankan agar perkim memprioritaskan korban yang terdampak puting beliung.

 

“Secara teknis ada di Perkim, cuman memang RTLH yang sudah Kami data di Perkim akan diutamakan ke rumah-rumah yang roboh dulu,” katanya. (Arr)

admin

Recent Posts

Halal Bihalal dan Pelantikan Pengurus DPP-DPD KESTI TTKKDH di Kota Serang, Perkuat Sinergi Menuju Indonesia Emas

KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…

4 hari ago

Perawatan Rutin Pamsimas KKM Sehati, Warga Cikentrung Semakin Terjamin Akses Air Bersih

  PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…

1 minggu ago

KPI Independen, Adaptif, dan Berkeadilan, Meneguhkan UU, Mendorong Co-Regulation

Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…

3 minggu ago

Polsek Cadasari Bersama Petani Gelar Panen Jagung Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…

4 minggu ago

Islah Bupati dan Wakil Bupati Lebak Disambut Positif, Golkar Optimis Pembangunan Makin Solid

LEBAK - Sekretaris Golkar Lebak sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak, Muammar Adi…

4 minggu ago

Longsor TPST Bantargebang, Komisi I DPRD Kota Bekasi Desak Evaluasi Kerja Sama

Kota Bekasi - Komisi I DPRD Kota Bekasi angkat bicara soal insiden longsor di Tempat…

2 bulan ago