Pemkot Serang Realokasi Rp 48 Miliar untuk Covid-19

SERANG,- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berencana merefocusing terhadap sejumlah anggaran yang tidak masuk dalam program prioritas. Hal itu, dilakukan jika kasus positif COVID-19 di Kota Serang masih tinggi dan membutuhkan penanganan yang ekstra.
Sekertaris Daerah Kota Serang Nanang Saefudin mengatakan, saat ini Pemkot Serang telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp. 48 miliar untuk penanganan Covid-19. “Alhamdulillah, sampai saat ini penanganan covid-19 sudah hampir Rp48 miliar kami alokasikan. Memang Dinkes paling banyak (dianggarkan), kemudian RSUD, kecamatan, dan kelurahan,” katanya saat ditemui di gedung DPRD Kota Serang, Senin (5/7/2021).
Nanang menjelaskan, sejumlah program yang bukan prioritas akan dilakukan refocusing apabila hal itu diperlukan untuk penanganan Covid-19. Seperti contohnya pameran pembangunan, apakah akan dilaksanakan dalam kondisi Pandemi saat ini atau tidak. “Jadi kami refocusing saja, dimasukkan ke biaya tak terduga (BTT) kemudian dialokasikan,” jelasnya.
Ia memberikan contoh, adanya kekurangan tenaga kesehatan (Nakes), maka Pemkot Serang akan kembali melakukan refocusing pada program kegiatan yang bukan prioritas. “Tentu, yang terpenting itu intinya adalah kesehatan dan keselamatan masyarakat, yang dalam hal ini penekanan penyebaran covid-19 di Kota Serang,” imbuhnya.
Lebih lanjut nanang menjelaskan jika ada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi prioritas dalam penganggaran penanganan Covid-19. “Selain Dinkes, dan RSUD (Kota Serang), ada juga satuan polisi pamong praja (Satpol PP), dan badan penanggulangan bencana daerah (BPBD),” pungkasnya.
Sementara itu, Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, Pemkot Serang baru menganggarkan beberapa anggaran untuk penanganan Covid-19, dan perlu ada pembahasan kembali. “Baru penganggaran penanganan covid-19, dan itu juga sesuai dengan arahan dari (pemerintah) pusat,” ucapnya. (Arr/red)






