amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
PANDEGLANG, – Pemuda penyandang disabilitas asal Kabupaten Pandeglang, Zaenal Abidin (27) dicekoki minuman keras (miras) oleh seseorang. Akibatnya, Zaenal mengalami gejala tubuh yang tak biasa.
Irwan Oktaviani sepupu korban menjelaskan kejadian nahas itu diketahui saat Zaenal mengeluhkan sakit dibagian bibir pada Kamis (10/6/2021). Setelah dicek oleh keluarga ternyata bibirnya sudah bintik berwarna merah dan melepuh.
“Hari jumat pagi timbulah kulit melepuh ke bagian badan dan tangan lalu dibawa ke Puskesmas,” kata Irwan, Rabu (16/6/2021).
Setelah tiba di Puskemas, kondisinya sudah semakin parah. Luka bakar pemuda ini menjalar hingga ke area selangkangan. Kemudian pihak Puskesmas merujuk Zaenal ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandeglang.
Berdasarkan diagnosa dokter, disebutkan bahwa Zaenal mengalami alergi obat hingga mengakibatkan kulitnya melepuh. Hal ini lantaran terdapat pengaruh alkohol dalam tubuhnya.
“Hasil lab vonisnya alergi obat tapi ada kejanggalan dari alkohol reaksinya timbulnya panas awalnya bintik merah,” katanya.
Mendengar keterangan dokter, kemudian dirinya dan keluarga menyelidiki dugaan tersebut termasuk menanyakan langsung ke Zaenal. Ternyata, betul dia mengakui bahwa malam sebelum timbul kejanggalan pada kondisi tubuhnya pernah ada yang memberi minuman keras kepada Zaenal.
“Karena dokter bilang ada kejanggalan dari hasil lab ada alkohol nah saya menyelidiki betul Zaenal ada yang ngasih alkohol kata dia (Zaenal),” katanya.
Akibatnya, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Mereka berharap polisi dapat mengusut tuntas perkara ini. Dikonfirmasi, Kasat Reskrim Pandeglang Iptu Fajar Mauludi mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut.
“Masih didalami sama unit 1 nanti ada perkembangan kami sampaikan ya penyebab melepuhnya,” katanya.(red)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…