Penerima Bantuan PTSL di Kota Serang Menurun

Serang,- Target penerima bantuan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kota Serang mengalami penurunan. Hal tersebut dikarenakan adanya pergeseran anggaran untuk percepatan penanganan covid-19.
Diketahui, sebelumnya Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Serang menargetkan sebanyak 40.550 bidang tanah untuk pencetakan sertifikat dan 67 ribu bidang tanah untuk pengukuran dan pemetaan. Namun lantaran adanya refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, target pun diturunkan menjadi 20.900 bidang tanah untuk pencetakan sertifikat dan untuk pengukuran pemetaannya menjadi 41.700 bidang tanah.
“Karena ada wabah, anggarannya disesuaikan karena di geser untuk penanganan covid-19. Jadi target turun, baik pengukuran pemetaannya tinggal 41.700 kemudian untuk sertivikatnya menjadi 20.900 bidang,” kata Kepala Kantor (BPB) Kabupaten Serang Teguh Wieyana, Senin (22/06/20).
Tenguh mengatakan, dari target yang telah dicanangkan tersebut, saat ini pihaknya baru menyelesaikan pencetakan sertifikat untuk 4.000 bidang tanah saja.
“Yang sudah selesai, untuk sertifikan kurang lebih 4.000. Kalau untuk pengukuran dan pemetaan sudah 100%,” imbuhnya.
Menurut Teguh, petugas-petugas di lapangan saat ini tengah mengalami kesulitan lantaran tidak dapat turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan data.”Pada saat pandemi seperti ini petugas-petugas tidak bisa turun ke lapangan. Namun demikian, kita tetap usahakan untuk dor to dor dengan tetap memenuhi protokol kesehatan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Teguh menargetkan pelaksanaan program PTSL di Kota Serang sendiri paling lambat akan diselesaikan pada bulan desember mendatang.
“Namun, kita juga ada target percepatan, kita inginnya sih sebelum desember, tepatnya di bulan 10 itu sudah selesai,” tandasnya.
Sementara itu, Walikota Serang Syafrudin, mengatakan jika di kelurahan Cigoong sendiri terdapat penurunan target penerima program bantuan PTSL yang semula 500 bidang tanah menjadi 200 bidang tanah saja.
“Semestinya 500 bidang tanah, nanun bertahap ini batu 200. Mudah-mudahan ke depan bisa di selesaikan,” tandasnya. (Arr)









