amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
TANGSEL – Pengamat politik dari Lembaga Survei Konsep Indonesia Sapraji menilai kampanye corat-coret yang dilakukan simpatisan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tangsel Muhammad-Saras tidak elegan.
Sekedar diketahui, sejumlah simpatisan Muhammad-Saras menuliskan dukungan melalui tulisan pilok di sejumlah spanduk. Tulisan dukungan itu kemudian dipasang di sejumlah titik sudut kota.
Sapraji menilai, aksi simpatisan Muhammad-Saras itu merupakan tindakan yang mengotori ruang publik. Karena, spanduk dicorat-coret dengan nama Muhammad-Saras itu berserakan di sejumlah titik.
Menurutnya, pada awalnya para simpatisan mungkin ingin melakukan strategi dukungan publik. Namun, ia menilai strategi itu malahan menjadi blunder.
“Ini adalah merupakan strategy agar publik seolah dari bawah mendukung. Namun alih alih mendapat dukungan cara ini dianggap mengotori ruang publik,” ujarnya.
Seharusnya, kata dia, para simpatisan Paslon melakukan model kampanye dengan cara elegan. Bukan malah melakukan kampanye dengan cara mengotori kota.
Menurutnya, model kampanye seperti itu tidak patut untuk ditampilkan ke publik. Karena, akan mencontohkan hal yang tidak baik kepada masyarakat. “Sebagai figur publik, tentu harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat,” ucapnya. (Imat)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…