Pengiriman Sampah dari Tangsel Dihentikan

SERANG,- Pemerintah Kota Serang untuk sementara menghentikan pengiriman sampah dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke TPAS Cilowong. Kebijakan itu buntut dari aksi protes warga atas kerjasama pengelolaan sampah tersebut.
Walikota Serang Syafruddin mengatakan, penghentian sementara itu dilakukan sebelum adanya kesepakatan antara pemerintah dengan masyarakat.
“Tapi kalau belum ada kesepakatan bersama ya tetap akan kita stop dulu. Saya tidak akan suruh mengirim dulu dari Tangsel sebelum ada kesepakatan bersama,” katanya saat detemui di DPRD Kota Serang, Kamis (28/10/2021).
Menurutnya, selama masih ada penolakan dari werga, pihaknya akan tetap memyetop pengiriman. Hal tersebut sebagai bentuk keperdulian pemerintah terhadap masyarakat Kota Serang.
“Kalau kita pemerintah Kota tentu harus membela masyarakat, kan sudah saya sampaikan kepada masyarakat apakah mau di stop atau mau dilanjut. Kalau kami mengikuti,” terangnya.
Ia pun mengaku siap mengikuti keinginan dari masyarakat apabila memang keputusan itu murni dari masyarakat. “Kalau memang madarat untuk masyarakat kita setop, kalau menguntungkan untuk masyarakat tentu akan mendukung,” imbuhnya.
Lebih lanjut saat disinggung mengenai dana bantuan yang diberikan pemerintah Tangerang Selatan, Syafrudin mengaku baru bantu ang keuangan khusus saja yang masuk. Kendati pun nantinya perjanjian kerjasama di batalkan, tidak berdampak apa-apa bagi pemerintah.
“Yang masuk baru bantuan keuangan khusus saja. Untuk rwletrubusinya belum dibayarkan. Meskipun nanti kontraknya dibatalkan tidak akan ada dampak hukum,” pungkasnya. (Arr)
Diketahui sebelumnya, pemerintah kota Serang juga pernah memberlakukan upaya serupa yakni menyetop sementara pengiriman sampah dari pemkot Tangsel, usai aksi didepan kantor kelurahan Cilowong.
Saat distribusi sampah akan kembali dilakukan, terjadi aksi yang menyebabkan kejadian penumpahan sampah-sampah didepan kantor kelurahan cilowong dan kantor kecamatan Taktakan. (Arr)








