amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Pilar Saga Ichsan menilai bahwa keberagaman etnis, budaya, dan agama di Tangsel merupakan sebuah anugerah dari yang maha kuasa. Hal itu disampaikan Pilar saat dialog bersama Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI)Tangsel di kafe Jambore Kita, Ciputat, Jumat (17/07/20).
Pilar mengatakan, keberagaman di Tangsel adalah bukti persatuan antar sesama manusia. Persatuan itu bisa terjalin dengan baik bila masyarakat memilik tenggangrasa. “Ini hal yang berharga yang harus kita jaga. Tangsel ini harus jadi rumah bagi keberagaman,” katanya.
Menurutnya, masyarakat Tangsel merupakan cerminan Indonesia. Di Tangsel, banyak masyarakat yang mempunyai latar belakang berbeda-beda serta suku dan agama berbeda-beda. “Ini merupakan kekuatan untuk memperkokoh persatuan masyarakat,” ujarnya.
Di tengah keberagaman ini, kata dia, masyarakat Tangsel bisa hidup dengan rukun, tanpa mengedepankan perbedaan. Menurutnya, ini merupakan modal besar untuk membangun Tangsel. “Dengan keberagaman, kita satukan aspirasi masyarakat untuk kemajuan Tangsel, terangnya.
Pilar mengaku sangat menghargai keberagaman yang ada di Kota Tangsel. Menurutnya, semua golongan berhak mendapatkan haknya secara adil. “Kita jangan membeda-bedakan orang dari latarbelakangnya, karena kita semua ini pada dasarnya adalah saudara,” ujarnya.
Pilar juga berharap, agar masyarakat Budhis dan Konghucu bisa memberikan ide untuk pembangunan Tangsel. Karna menurutnya, kontribusi IPTI bisa memberikan warna dalam pembangunan Tangsel. “Gagasan teman-teman IPTI ini dibutuhkan untuk kemajuan Tangsel, bagaimanapun juga gagasan masyarakat harus diakomodir dengan baik oleh Pemerintah kedepannya,” ujarnya.
Ketua IPTI Banten, Bowo mengatakan, pihaknya ingin Pilar dapat mengakomodir aspirasi dan ide muda-mudi di Tangsel, termasuk gagasan dari pemuda Budhis dan Khonghucu. “Kita berharap Pilar bisa mengakomodir muda-mudi Budhis dan Khonghucu di Tangsel baik aspirasi dan gagasan, jiwa muda harus tetap berkembang agar wawasan lebih terbuka lagi kedepannya bagi para pemuda,” harapanya. (Ji)
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…