amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Digdayamedia.id| Komisi V DPRD Banten kembali mengadakan Rapat Kordinasi dengan mitra kerjanya. Kali ini ada empat organisasi perangkat daerah (OPD) yang menghadiri undangan rapat yaitu Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Biro Kesra, Dispora dan DP3AKB. Dalam rakor yang diadakan di ruang rapat Komisi V pada Kamis (10/10).
Muncul sejumlah isu yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat, yang paling menjadi sorotan adalah Program Biro Kesejahteraan Rakyat. Wakil Ketua Komisi V, Yeremia Menrova, mempertanyakan mau kemana arah kebijakan Biro Kesra pada tahun 2020.
“Tadi kami lihat dalam paparan yang disampaikan oleh Biro kesra belum memunculkan fokus program. Jadi sebetulnya biro kesra mau menyelesaikan masalah apa,” tegasnya.
Selain itu, Anggota DPRD Banten dari dapil Tangerang, Agus Supriyatna, ikut pula mempertanyakan sejumlah persoalan yang ada di Biro Kesra. Salah satunya dana hibah yang tidak jadi direalisasikan.
“Ada keluhan dari beberapa pondok pesantren dan Mesjid, kenapa hibah yang sudah dijanjikan tidak jadi direalisasikan. Persoalan ini harus segera diselesaikan dan dicari solusinya terbaiknya.”
Ketika diminta konfirmasi, Kepala biro Kesra Banten, Irfan Santoso, menjawab secara umum.
“Ada kendala peraturan dalam beberapa masalah yang dipersoalkan tadi. Kami akan mengkaji kembali peraturan tersebut supaya tidak salah langkah dalam mengambil kebijakan. Selain itu, untuk memberikan jawaban secara lebih lengkap kami akan memberikan jawaban tertulis kepada Komisi V pada hari senin depan.” (*)
Dc
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…