amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Persoalan stunting masih menjadi masalah mendasar di Kota Serang. Tahun ini, Pemkot Serang memprioritaskan untuk penanganan stunting.
Hal tersebut disampaikan kepala Dinkes Kota Serang, Ikbal, di salah satu hotel di Kota Serang, Senin (22/2/2021). Sekadar diketahui, stunting merupakan masalah pertumbuhan anak sehingga tumbuh tidak dengan wajar atau di bawah rata-rata.
Ikbal mengatakan, saat ini pihaknya masih terus melakukan berbagai upaya, untuk menekan angka stunting di Kota Serang. “Kami memang fokus bagaimana untuk mengurangi angka stunting. Memang sudah ada penurunan angka stunting sebesar 4 persen,” katanya.
Ikbal mengatakan, dalam penanganan stunting terbagi menjadi dua intervensi, yakni intervensi sensitif dan intervensi spesifik. Sedangkan Dinkes memiliki tugas dalam melakukan intervensi spesifik.
“Sedangkan sensitif itu dari sektor lain. Nah kalau berbicara persentase pengelompokan, Dinkes itu hanya mampu menyelesaikan 30 persen. Sedangkan sektor lain itu 70 persen. Jadi kami itu berupaya ketika anak lain, itu tidak terkena stunting,” tuturnya.
Selain menyasar anak-anak, penanganan stunting juga menyasar kepada para remaja di kota setang. Menurutnya, Dinkes Kota Serang telah melakukan pembagian tablet penambah darah di setiap sekolah.
“Lalu kami juga melakukan edukasi terkait dengan kesehatan reproduksi. Selanjutnya, kami juga melakukan pemantauan terhadap ibu hamil. Jadi semua yang hamil itu harus diperiksa, semua harus melahirkan harus di fasilitas kesehatan. Bayi yang baru lahir juga harus mendapatkan asi ekslusif,” katanya.
Lebih lanjut, Ikbal mengatakan jika penanganan stunting di Kota Serang tentunya tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan sektor lain yang juga terlibat dalam penanganan stunting.
“Selagi masih ada kemiskinan, selagi ada masyarakat yang terkena PHK, itu akan membuat kasus stunting akan berpotensi muncul. Tapi semoga semua bisa saling membantu dalam persoalan ini,” pungkasnya. (Arr)
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…