amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,– Ketua DPRD Kota Serang melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke proyek pembangunan gedung terpadu pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Serang. Progres pembangunan itu baru mencapai 13 persen dari target rampung pada 29 Desember 2021.
Budi mengatakan, berdasarkan persentase pekerjaan yang dilakukan oleh PT Somba Hasbo, hingga saat ini proyek senilai Rp48 miliar tersebut baru mencapai 13 persen, padahal seharusnya progresnya sudah mencapai 16,5 persen. “Jadi ada sekitar 3 persen yang menjadi kendala,” katanya usai melaksanakan sidak, Kamis (7/10/2021).
Untuk itu ia menekan agar proyek tersebut mendapat progres dalam tujuh hari mendatang. Dengan begitu pihaknya juga optimis pengerjaannya sesuai dengan kontrak. “Kalau misalkan pertujuh hari ke depan itu masih berkurang kita pesimis. Tapi, kalau progresnya naik kami optimis bisa selesai sesuai target. Kalau perminggunya progres kurang kita pesimis,” ujarnya.
Namun bila proyek pembangunan gedung terpadu tersebut tidak mencapai target, maka bantuan yang dari Pemerintah Pusat yakni Dana Alokasi Khusus (DAK) akan dikembalikan, dan menjadi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Serang. “Makanya jangan sampai nanti tidak mencapai targetnya, karena akan jadi beban kita kalau tidak selesai,” tuturnya.
Pimpinan Proyek PT Somba Hasbo, Aryadi mengaku, adanya keterlambatan pekerjaan karena terhambat saat awal pembangunan pondasi bawah. Hal itu disebabkan adanya instalasi kabel, pipa air, dan listrik yang tidak serta merta langsung dibuatkan pondasi.
“Kita nunggu pipa instalasi dan kabel-kabel ini diperbaiki, dan sebenarnya ini tidak ada dalam pekerjaan kita. Harusnya satu minggu awal sudah mencapai 5 persen tapi tidak bisa kita apa-apa kan,” jelasnya. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…