amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Serang,- Dinas Kesehatan (Dinkes)Kota Serang menargetkan pelaksanaan rapid test masal akan selesai pada Oktober 2020. Rapid test dilakukan guna meminimalisasi penyebaran Covid-19.
Kepala Dinkes Kota Serang, M. Iqbal mengatakan, pihaknya telah menyediakan 28 ribu alat rapid test yang berasal dari pemkot Serang dan bantuan dari Provinsi Banten. “Kita (Pemkot Serang-red) menyediakan alat rapid sebabyak 22 ribu dan bantuan dari provinsi sebanyak 6 ribu. Totalnya jadi 28 ribu. Kita berharap juga masih ada bantuan dari pusat untuk alat Rapid Test,” katanya, Rabu (15/07/20).
Ikbal mengatakan, pelaksanaan rapid test masal yang diadakan oleh tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 di kota serang sudah menyentuh angka 13 ribu. Sasaran rapid test beberapa klaster seperti ODP, PDP, dan tenaga kesehatan. “Kemudian juga masyarakat di kelurahannya ada yang ada kasus positif kita ambil sempel nya, orang kota serang yang tinggal di zona merah diambil, Organisasi Perangkat Daerah yang terkait dengan pelayanan publik juga kita ambil sempelnya,” ujarnya.
Iqbal mengatakan, untuk hasil rapid test yang negatif, nantinya akan dirapid ulang setelah 14 hari guna memastikan masyarakat tersebut negatif covid-19. “Yang reaktif dari hasil rapid kemarin sudah di swab semua, hasilnya kita masih nunggu karena alatnya yang terbatas. Untuk yang negatif Targetnya memang dua kali diambil, jadi kalau hari ini diambil, paling cepat kita ambil lagi setelah 10 hari. Karena kan masa inkubasi nya 14 hari,” paparnya.
Lebih lanjut Iqbal menargetkan pelaksanaan rapid masal tersebut akan rampung pada Oktober. Iqbal berharap agar hasil rapid test di kota serang minim yang reaktif agar ancaman penularan dapat terkendali. “Mudah mudahan sampai Oktober nanti kita berubah dari zona kuning ke hijau,” tandasnya. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…