amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
HumasUIN – Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Prof. Dr. Wawan Wahyuddin yang di dampingi oleh Wakil Rektor III Dr. Hidayatullah dan Kepala Biro AAKK Ahmad Bazari Syam menghadiri acara Penutupan Olimpiade Agama, Sains dan Riset (OASE) I Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) di UIN Ar-raniry Banda Aceh, Sabtu (27/11)
Penutupan OASE tersebut juga dihadiri Direjen Pendis Kementrian Agama RI Muhammad Ali Ramdhani dan Direktur PTKI Dirjen Pendidikan Kemenag RI Prof. Suyitno
Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama RI Prof Dr Muhammad Ali Ramdhani mengatakan, dipilihnya UIN Ar-Raniry Banda Aceh sebagai tuan rumah OASE PTKI pertama, karena Aceh sebagai daerah Serambi Mekkah, serta serambi ilmu.
Katanya, Aceh bukan hanya daerah yang dijuluki sebagai Serambi Mekkah, tapi Aceh juga dapat dijuluki sebagai Serambi Ilmu pengetahuan. “Atas dasar inilah, UIN Ar-Raniry Banda Aceh dipilih sebagai sebagai tuan rumah OASE PTKI yang pertama. OASE PTKI di Mulai dari uin Ar-Raniry Banda, agar Aceh kembali menjadi kiblat ilmu pengetahuan untuk Indonesia dan dunia,” ujarnya
Sementara itu Rektor UIN Banten Prof. Dr. Wawan Wahyuddin mengatakan, OASE yang merupakan ajang kompetisi dalam bidang agama, sains dan riset bagi mahasiswa PTKI secara nasional, juga menjadi upaya integrasi dalam membentuk kembangkan motivasi belajar, kreativitas, inovasi, daya saing, daya sanding dalam berprestasi.
Katanya, melalui kegiatan itu dapat mengembangkan semangat kompetisi yang sehat serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. “Dengan Oase ini juga diharapkan dapat memotivasi dan memacu mahasiswa lain khususnya mahasiswa UIN Banten untuk untuk meningkatkan kompetensi dibidang agama, sains dan riset,” ujar Rektor.
Sementara itu, Ketua Panitia OASE PTKI-I, Dr Saifullah Idris S.Ag, M.Ag menyampaikan, OASE PTKI I ini dipersiapkan dengan maksimal selama lebih kurang 3 bulan. Rangkaian kegiatan OASE diawali dari proses pendaftaran bagi peserta dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Se-Indonesia yang sudah berjalan pada tanggal 5-20 Oktober 2021. Hasil verifikasi panita sudah diumumkan, yang kini pesertanya sudah menjadi peserta kompetisi.
“OASE diikuti oleh sebanyak 2.955 peserta dari 184 PTKIN dan PTKIS se-Indonesia. Para peserta akan berkompetisi dalam 23 cabang lomba,” sampainya
Dirinya juga mengungkapkan, untuk lomba bidang Sains diikuti oleh 466 peserta yang terdiri dari 146 peserta cabang lomba Biologi, 86 peserta cabang lomba Fisika, 89 peserta cabang lomba Kimia, dan 145 cabang Matematika.
Kemudian, Lomba Karya Inovasi diikuti oleh 957 peserta yang terdiri dari 39 Tim cabang lomba Literasi dan Inovasi Teknologi, 15 Tim cabang lomba Nanoteknologi, 43 Tim cabang lomba Produk Halal dan Ketahanan Pangan, 28 Tim cabang lomba Iklim Limbah, Lingkungan dan Sumber Daya, 42 Tim cabang lomba Sosial keagamaan, 50 Tim cabang lomba Media pembelajaran, 21 Tim cabang lomba Desain dan Arsitektur Islami, 13 Tim cabang lomba Deteksi dan Mitigasi Bencana, 15 Tim cabang lomba Astronomi/Ilmu Falak, 25 Tim Robotik dan Progamming, 70 Tim cabang lomba Karya Tulis Al-Quran.
Selanjutnya, Perlombaan Debat ilmiah diikuti oleh 205 Tim yang terdiri dari 67 Tim cabang lomba Debat Bahasa Arab, 69 Tim cabang lo mba Debat Bahasa Inggris, dan 69 Tim cabang lomba Konstitusi.
Lalu, perlombaan Business Plan diikuti oleh 92 Tim, lomba Qiraatul Qutub Putra diikuti 105 peserta putra dan 98 peserta Putri. Lomba Fahmil Al-Quran diikuti 117 Tim, lomba Story Telling diikuti 99 peserta, dan lomba Dai Mahasiswa Putra diikuti oleh 118 peserta, dan Dai Mahasiswa Putri diikuti oleh 113 peserta.
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…