amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Serang – Wakil Walikota Serang Subadri Usuludin mengevaluasi kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) di Kota Serang, Senin (20/7). Salah satunya, Dinas Perhubungan (Dishub) karena restribusinya yang rendah.
Rapat evaluasi itu berjalan tegang. Subadri mempertanyakan soal kinerja Dishub Kota Serang dalam mengatur angkutan umum dan retribusi. “Terus upaya apa yang bapak lakukan untuk di Kepandean? Saya tidak mendengar upaya Dishub untuk mengarahkan mobil-mobil Angkot untuk Kepandean dan lain-lain,” ujarnya.
Menjawab pertanyaan orang nomor dua di Kota Serang tersebut, Plt Sekretaris Dishub Kota Serang, Hardi Purnama mengaku sudah melaksanakan apa yang disampaikan. Akan tetapi, pihaknya mengaku kebingungan untuk menarik retribusi. “Sudah pak Wakil, sudah dilaksanakan. Hasilnya, kegamangan kami apakah angkot yang diluar Kota Serang tadi di tarik retribusi atau tidak,” katanya.
Mendengar jawaban tersebut, Subadri justru makin geram lantaran Dishub dinilai tidak memiliki perencanaan dan program yang jelas. Ia pun berseloroh jika cara yang digunakan Dishub jangan seperti mengurusi Bebek. “Harus ada perencanaan dan kesiapan, kalau cuma berjalan kayak gitu doang mah yang diurusin manusia pak, udu bebek,” jelasnya.
Selain itu, Subadri juga menyoroti soal jeblok nya retribusi parkir dan ketidakmampuan Dishub Kota Serang dalam mengembalikan fungsi terminal. “Rekan-rekan Dishub harus berikhtiar untuk mengembalikan lagi fungsi terminal sebagaimana mestinya. Karena kami semua, saya, Pak Wali lebih konsen bukan hanya ke PAD tapi ke penataan Kota juga. Syukur-syukur PAD nya naik,” jelasnya.
Lebih lanjut, Subadri berharap agar Dishub kota Serang merampungkan seluruh catatan-catatan yang diberikan pada evaluasi tersebut dan menjalankan seluruh program yang ada. “Saya berharap tidak hanya sebatas laporan, serapan anggaran tapi tindak lanjut program berjalan,” tandasnya. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…