amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Mentri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyampaikan berbagai tantangan yang saat ini tengah dialami didalam kementrian sosial. Hal tersebut diungkapkan saat dirinya sedang meresmikan jalan yang dibangun oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Minggu (7/2/2021).
Risma mengatakan, selama dirinya menjabat sebagai Mensos, dirinya telah merasakan berbagai tantangan-tantangan yang muncul. Terlebih dengan anggaran yang melimpah di kementrian sosial. “Melihat Kementrian seolah-olah kami punya uang banyak, ada yg berfikir bisa untuk dibagi pribadi padahal tidak begitu. Ini uang yang dititipkan untuk masyarakat miskin,” katanya.
Selain hal tersebut, lanjut Risma, terdapat satu hal yang menjadi permasalahan paling urgen dalan pengentasan masalah kesejahteraan sosial di Indonesia. “Membenahi sistem mulai dari 0. Kemudian membenahi sistem yang harus diubah ini mendasar sekali,” imbuhnya.
Risma mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan pembenahan terhadap data penerima bantuan sosial. Hal tersebut agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. “Saya tidak ingin menyalahkan siapapun. Alhamdulillah sekitar jam 11 malam, datanya sudah lebih bagus,” jelasnya.
Lebih lanjut Risma mengatakan, ada tantangan yang paling berat yang dipikul oleh kementrian yang ia pimpin. “Kalau Uang itu sudah dikeluarkan, maka kita harus yakin kapan warga keluar dari kemiskinan. Kalau tidak, sudah 5 tahun dibantu tapi tidak keluar ini tantangan kenapa menjadi berat. Saya harus berfikir dan di cocokan bukan hanya membantu tapi bagaimana kita mempelajari budayanya,” pungkasnya (arr)
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…