amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG – Kebijakan penutupan tempat wisata oleh Gubernur Banten Wahidin Halim menuai kritik dari berbagai pihak. Kini, anggota DPRD Kabupaten Serang asal Kecamatan Anyar angkat bicara terkait kebijakan itu.
Anggota DPRD Kabupaten Serang asal Kecamatan Anyar Ikhwan Badrudin meminta kepada Gubernur Banten Wahidin Halim untuk mencabut penutupan tempat wisata. Kebijakan itu dinilai merugikan masyarakat pesisir pantai.
Ikhwan mengatakan, liburan peringatan hari besar merupakan momentum yang dinanti-nanti masyarakat Kecamatan Anyar dan Kecamatan Cinangka. Karena, banyak masyarakat yang mencari nafkah di tempat wisata.
Menurutnya, dengan adanya kebijakan penutupan itu bukan hanya pengusaha pariwisata yang terdampak. Tapi, juga masyarakat yang mencari nafkah di pantai. “Banyak masyarakat yang tidak bisa berjualan dampak dari penutupan itu,” kata Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini, Senin (17/5).
Dikatakan Ikhwan kebijakan yang digulirkan oleh gubernur itu terkesan mendadak. Sehingga, banyak masyarakat yang dirugikan. “Para pedagang kecil itu sudah siap-siap berjualan, mereka berhutang ke sana sini untuk modal, tapi karena ditutup jadi jualannya tidak ada yang beli,” ujarnya.
Karena itu, Ikhwan meminta kepada Gubernur Banten untuk mempertimbangkan kembali kebijakannya itu. Supaya, perekonomian masyarakat juga dapat terjaga. “Harus ada kebijakan yang tidak merugikan masyarakat kecil, saya berharap penutupan itu tidak sampai 30 Mei,” ucapnya.
Dikatakan Ikhwan, pihaknya berpendapat tempat wisata di Anyar-Cinangka tetap dibuka. Namun, dengan melakukan pembatasan-pembatasan. “Misalkan membatasi jumlah kunjungan supaya tidak berkerumun, melarang wisatawan dari luar Banten, dan menerapkan prokes yang ketat,” pungkasnya. (Red)
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…
Di TENGAH derasnya arus digitalisasi dan konvergensi media, posisi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kian strategis…
Pandeglang – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden,…
LEBAK - Sekretaris Golkar Lebak sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak, Muammar Adi…
Kota Bekasi - Komisi I DPRD Kota Bekasi angkat bicara soal insiden longsor di Tempat…
Kota Bekasi — DPRD Kota Bekasi memastikan akan memperketat pengawasan terhadap kebijakan penyertaan modal pemerintah…