Siaga Omicron, Media Massa Diminta Ikut Edukasi Masyarakat

SERANG – Media massa diminta untuk mengedukasi masyarakat terkait siaga Covid-19 Omicron. Supaya, masyarakat dapat siaga dalam menghadapinya.
Kepala Bagian (Kabag) Materi dan Komunikasi Pimpinan Biro Adpim Setda Provinsi Banten Arif Agus Rakhman, saat ini Pemprov Banten tengah mewaspadai penyebaran varian Covid jenis Omicron.
“Kita semua termasuk Media memiliki peran penting mengedukasi masyarakat dalam penerapan disiplin protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, ketika kita semua bersatu kita optimis bisa mengatasi pandemi ini,” katanya saat diskusi bersama wartawan di Plaza Aspirasi, KP3B Curug, Kota Serang, Selasa (21/12/2021).
Sementara itu, Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten Fitron Nur Ikhsan mengungkapkan, Covid-19 jauh lebih menyebar cepat dari pada upaya menyadarkan penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat.
“Harus banyak yang dipelajari, dari pola penyebaran Covid-19 dan bagaimana kita mengadakan perlawanan terhadap penyebaran Covid-19,” ungkapnya.
Saat ini, lanjut Fitron, Pemerintah melihat penyebaran Covid-19 dari pergerakan atau mobilitas masyarakat.
“Penyebaran Covid-19 harus dilihat dari persepsi-persepsi yang beragam, kita mengapresiasi kinerja Pemprov Banten dalam penanganan pandemi Covid-19.” katanya.
Dalam kesempatan itu Kepala BPBD Provinsi Banten Nana Suryana memgungkapkan, Instruksi Gubernur Banten Nomor 41 Tahun 2021 salah satunya untuk antisipasi penyebaran Covid-19 varian omicron.
“Masyarakat harus tetap fokus pada protokol kesehatan, tentunya harus menyeluruh,” ungkapnya.
“BPBD Provinsi Banten melakukan sosialisasi, edukasi dan pembagian masker untuk antisipasi penyebaran varian omicron,” tambah Nana.
Dikatakan, untuk Libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, BPBD telah melakukan rapat koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah untuk persiapan. Sementara itu untuk penanganan bencana alam saat ada bencana non alam (Covid-19, red), dikatakan berjalan baik berkat dukungan mitra kerja dalam hal ini Komisi V DPRD Provinsi Banten.
“Tahun 2021, BPBD sudah melakukan simulasi-simulasi penanganan bencana alam pada saat terjadi Covid-19. Kita harus benar-benar memperhatikan protokol kesehatan dan membatasi mobilitas,” ungkap Nana.
“Serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat di daerah yang rawan bencana alam,” pungkasnya. (Red)









