amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
TANGERANG – Badan Penanggungan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang melakukan pelatihan dan simulasi kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang dan Lapas Pemuda Kelas II A Tangerang. Itu guna meminimalisasi kembali terjadinya kebakaran.
Kepala BPBD Kota Tangerang Deni Koeswara mengungkapkan pada kegiatan ini, seluruh peserta diberikan penyuluhan mengenai teori api dan teori Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Kata Deni, seluruh peserta juga diberikan kesempatan untuk mennggulangi api menggunakan karung basah, dan juga teknik menggunakan APAR.
“Kegiatan ini memberikan wawasan bagi seluruh peserta apabila terjadi kebakaran. Seluruh peserta diberikan ilmu lengkap secar teori dan praktik pelaksanaannya. Jangan sampai, punya ilmunya tapi bingung saat mengaplikasikannya. Sehingga, disini semua dilatih langsung oleh para petugas pemadam BPBD Kota Tangerang yang profesional,” ungkap Deni, Jumat (22/10/21).
Kata Deni, pelatihan dan simulasi ini ditujukan untuk memberikan pengetahuan dasar pengecekan kebakaran. Pasalnya, kebakaran merupakan salah satu ancaman yang berbahaya dan bisa mengakibatkan korban jiwa. Apabila, petugas atau masyarakat tidak melakukan upaya yang tepat dalam pencegahan kebakaran.
“Tak sedikit dari mereka yang ingin membantu malah mereka yang menjadi korban, dan malah menyusahkan para petugas sebenarnya. Dengan itu, melalui pelatihan ini petugas lapas maupun para napi tau betul apa yang harus dilakukan saat terjadinya kebakaran. Sehingga meminimalisir hal-hal yang lebih besar atau yang tidak diinginkan,” tegasnya.
Diketahui, hingga saat ini BPBD Kota Tangerang rutin menggelar pelatihan dan simulasi penanganan mitigasi bencana hingga pemadaman kebakaran. Baik, pada lingkup pemerintahan, instansi swasta hingga kalangan sekolah-sekolah. (gus/red)
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…