amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Sosiolog Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Suwaib Amiruddin, menilai wacana Pemerintah yang akan menyiapkan kartu pra kerja tidak tepat untuk solusi dalam menyelesaikan permasalahan pengangangguran di Indonesia.
“Pemerintah cukup menyiapkan lapangan kerja seluas-luasnya. Pemerintah tidak perlu menyediakan kartu pra kerja. Karena itu bukan solusi untuk menekan angka pengangguran saat ini” Terang Doktor Alumni Universitas Padjajran Bandung ini kepada wartawan (15/11/19).
Menurutnya Pemerintah lebih tepat memperluas lapangan kerja untuk menyerap tenaga produktif dan intelektual.
“Pemerintah harus membangkitkan sektor UKM dan industri rumahan, dan perlu menggadeng Pemerintah Desa” jelasnya.
Pembina Suwaib Amiruddin Foundation (SAF) ini menyarankan agar pemerintah memaksimlakan potensi Desa. Pilihan pengembangan UKM oleh Pemerintah harus berorientasi desa, karena Desa memiliki anggaran yang besar, tapi lemah dalam pemanfaatan sumberdaya alam, karena keterbatasan sumber daya manusia.
“Desa dibantu untuk memanfaatkan anggaranya kearah pengelolaan pembentukan UKM, sesuai keinginan dan arahan presiden untuk menjadikan UKM sebagai sumber pembangunan ekonomi”, pungkasnya.
Sekedar diketahui, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pemerintah akan segera merealisasikan kebijakan program kartu pra kerja. Hal itu disampikan dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Forkopimda Tahun 2019 di Sentul, Rabu (13/11/2019). (*)
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…