amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Serang,- Seorang warga asal Kampung Sukadana 2, Rt12 Rw 04, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang harus terbaring lemah di kamarnya akibat penyakit tumor ganas di bagian anus yang dideritanya.
Warga tersebut bernama Mansur Setiawan (29), seorang buruh harian lepas yang telah mengeluh sakit sejak Maret 2020. Ayah dua orang anak ini pun terpaksa harus dirawat di rumah lantaran tidak memiliki biaya karena harus dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.
Istri Mansur, Irma Pratiwi mengatakan, suaminya sudah sempat dioperasi Pada Agustus 2020 di RSUD Banten. Setelah dioperasi, ternyata Mansur masih mengeluhkan sakit di bagian anusnya. “Agustus itu udah dioperasi, tapi sekarang kambuh lagi. Pihak RSUD bilangnya harus dirujuk ke RSCM di Jakarta,” ujarnya saat ditemui dikediamannya, Selasa (08/09/20).
Irma mengungkapkan, kondisi suaminya saat ini sangat memperihatinkan lantaran Mansur saat ini tidak bisa BAB dan buang angin. Namun, karena keterbatasan biaya, Mansur terpaksa hanya di rawat dirumah.
“Sakit banget ini, kita gak bawa ke RSCM karena kan butuh buat ngangkut ke jakartanya, belum lagi buat kebutuhan disana dan kita juga gak tau apakah harus bayar atau geratis,” ungkapnya.
Belakangan ini, lanjut Irma, semenjak tumor ganas mulai menutupi lubang anusnya, Mansur enggan menerima supan makanan, dia beralasan khawatir perutnya makin kembung dan sakit. “Makan saja susah sekarangmah, dia takut makin kembung perutnya karena kan gak bisa BAB ketutup lubangnya sama tumor,” ucapnya.
Irma mengaku, hingga saat ini pemerintah belum ada yang membesuk suaminya tersebut kecuali kepala RT, dirinya berharap agar pemerintah dapat memberikan bantuan pengobatan suaminya. “Harapanya ingin dibantu buat kesembuhan suami saya,” pungkasnya. (Arr)
SERANG – Sektor pariwisata di kawasan pesisir barat Banten, khususnya destinasi legendaris Anyer-Carita, resmi memasuki…
SERANG - Pemerintah Kota Serang resmi melepas keberangkatan 378 jemaah haji Kloter 20 GA JKB…
PANDEGLANG - Dinas Pertanian Provinsi Banten mulai memperkuat peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) sebagai ujung…
PANDEGLANG - Harapan baru bagi dunia bulu tangkis Kabupaten Pandeglang mulai terbuka setelah Muhamad Syahrul,…
KOTA SERANG — Suasana penuh kebersamaan dan semangat persaudaraan mewarnai kegiatan Halal Bihalal sekaligus Pelantikan…
PANDEGLANG — Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Sehati Desa Cikentrung, Kecamatan Cadasari, kembali melaksanakan kegiatan…