amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
TANGERANG, – Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang KH Edi Junaedi Nawawi meninggal setelah menyampaikan sambutan dalam acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I MUI Kota Tangerang, Rabu (15/09/2021) pagi.
Almarhum menghembuskan napas terakhirnya usia 84 tahun
Menurut Ketua MUI Kota Tangerang, KH Baijuri Khotib, sambutan tersebut pun dianggap wasiat terakhirnya yang menyampaikan sejumlah pesan kepada para peserta Rakerda di kantor MUI Kota Tangerang. “Tadi disambutan beliau banyak wasiat kepada Kami secara umum, agar melanjutkan seluruh apa yang sudah kita perjuangkan,” ujarnya.
Diketahui, KH Edi yang merupakan mantan Ketua MUI Kota Tangerang tiga periode selama 2005-2020. “Beliau sosok yang mengayomi kita semua, sangat konsisten dengan perjuangan kemudian sangat idealis dengan perjuangan dan istiqomah,” katanya.
Menurutnya, KH Edi juga sosok guru bagi dirinya yang sudah 15 tahun bersama di majelis ulama. “Jadi kebanyakan kenangannya,” imbuhnya.
Saat ini belum diketahui penyebab almarhum meninggal. Menurutnya, almarhum meninggal di usia 84 tahun setelah sambutan acara Rakerda I. “Nggak ada penyebab yah, kondisi normal. Jadi susah kalau secara medis kalau kita ngomong penyebabnya apa,” ucapnya. (gus/re)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…