amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss2ac47{clear:both;margin-bottom:1em;margin-top:0em;}div.acssbb8d6{padding-left:1em;padding-right:1em;}div.acss138d7{clear:both;}div.acssf5b84{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:2;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; } .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
SERANG,- Warga yang tinggal di Perumahan Ranau Estate 2, Kelurahan Panggungjati, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, dihebohkan dengan kemunculan ular sanca kembang sepanjang 3 meter. Ular itu pertama kali ditemukan oleh salah seorang bocah yang tengah mencari ikan.
Dalam rekaman video amatir yang beredar di media sosial, terlihat beberapa orang warga perumahan Ranu Estet tengah mencoba menaklukan ular yang berukuran sangat panjang. Terlihat tangan salah seorang warga dililit oleh ular itu. Salah seorang warga juga terlihat membantu dengan memegangi bagian ekor ular.
Salah seorang warga, Hendra Septiawan menurutkan jika pertama kali ular itu dilihat oleh seorang bocah yang tengah mencari ikan di saluran irigasi yang ada di perumahan.
“Jadi malam itu ada anak kecil yang lagi nyari ikan di selokan, saat itu dia liat kucing yang lari dari arah kebun. Saat di cek ternyata ada ular,” katanya, Senin (6/12/2021)
Setelah itu, bocah kemudian berlari untuk meminta tolong kepada warga dan security yang ada di sekitar. “Karena takut, bocah itu memberitahukan hal itu kepada satpam yang lagi berjaga. Karena ramai, warga juga ikut ngecek,” katanya.
Saat di cek, warga pun tidak berani untuk menangkap ular tersebut karena ukurannya yang sangat panjang. Karena khawatir membahayakan warga dan hewan peliharaan, warga kemudian meminta bantuan pawang untuk menangkap ular.
“Kebetulan pak RT punya kenalan pawang ular, yasudah manggil pawang ular karena warga disini pada takut kalau nangkep, soalnya kan ga ketahuan badannya itu kaya gimana,” katanya.
Hendra mengatakan, jika kejadian kemunculan ular disekitar perumahannya bukan kali pertama terjadi. Tiga hari sebelumnya warga juga digegerkan dengan kemunculan ular sanca saat melakukan kerja bakti. Namun saat hendak ditangkap, ular itu menghilang.
“Bahkan beberapa waktu lalu juga warga pernah nangkep ular, cuman bukan sanca, tapi ular Kobra. Tapi selang sehari pas di tangkap dan dimasukin ke kandang, ternyata ilang,” tandasnya. (Arr)
SERANG – Selepas pelepasan resmi Kontingen Banten oleh Gubernur Banten, jajaran pengurus Kontak Tani Nelayan…
SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan…
Pandeglang – Setelah melalui berbagai upaya dan perjuangan panjang, Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)…
PANDEGLANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap oleh sekelompok…
Pandeglang – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang dipicu oleh meningkatnya biaya transportasi dan…
PANDEGLANG, - Proyek pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Pandeglang Nomor 3, tepatnya…